Palembang, IDN Times - Polda Sumatra Selatan (Sumsel) akan menelusuri hilangnya uang koperasi sebesar Rp2,6 miliar setelah kasus kematian Aipda Paembonan. Polisi tersebut dipastikan meninggal dunia karena mengakhiri hidupnya.
Paembonan diduga tidak bisa bertanggung jawab atas penggunaan uang koperasi yang dikelolanya, hingga ia mengakhiri hidup dengan menembak bagian kepala.
"Masih didalami uang tersebut digunakan untuk apa. Sekarang waktunya belum tepat karena masih berduka," ungkap Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Selasa (20/6/2023).
