Palembang, IDN Times - Para petani karet di Sumatera Selatan (Sumsel) mengeluh sejak merebak COVID-19 menjadi pandemik. Salah satu komoditi unggulan Sumsel ini ikut terdampak, harga jual karet di tingkat pengepul sudah terjun bebas.
Kabid Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (P2HP) dari Dinas Perkebunan Sumsel, Rudi Arpian mengamini kondisi tersebut. Padahal dari luas lahan perkebunan karet Sumsel yang mencapai 1.307.011 hektare, 95 persen di antaranya dikelola rakyat.
"Harga di tingkat pengepul sudah ada yang menyentuh harga Rp3.000 sampai Rp 3.500 per kilogram, terpaksa dilepas untuk memenuhi kebutuhan keluarga," ujar Rudi Arpian, Rabu (29/4).
