Palembang, IDN Times - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru, mengaku tidak kaget melihat perkembangan COVID-19 yang menempati urutan tertinggi di Pulai Sumatera hingga mencapai 868 kasus. Dirinya justru mengklaim kebijakannya tim fokus pada tracing kasus positif, berpengaruh pada penemuan kasus-kasus baru yang menambah jummlah pasien.
"Saya memang minta agresif dan aktif untuk tracing dan swab. Sekedar informasi, dari 11.000 sampel swab di BBLK Palembang, 8.000 sampel punya Sumsel. Sedangkan 3.000 sampel lainnya dari empat provinsi di Sumbagsel," ujar Herman Deru, Rabu (27/5).