Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemkot Palembang Usul Paket Isolasi Mandiri, Cara Dongkrak Okupansi

Pemkot Palembang Usul Paket Isolasi Mandiri, Cara Dongkrak Okupansi
Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang, Isnaini Madani (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Share Article

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang turut berupaya agar sektor wisatawan industri pariwisata dan perhotelan bertahan dalam situasi pandemi corona. Salah satunya dengan Paket Isolasi Mandiri.

Diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani, menurunkan tarif menginap bisa menjadi alternatif meningkatkan okupansi di tengah pandemi COVID-19.

"Kami berkoordinasi mencari alternatif agar sektor ini tidak mati. Kami dan dan PHRI Sumsel mendisukusikan solusi agar hotel bisa membuat paket menginap murah selama 14 hari," ujar , Kamis (9/4).

1. Dongkrak okupansi pariwisata di sektor perhotelan

Jembatan Ampera Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Jembatan Ampera Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Isnaini mengatakan, cara meningkatkan kembali income hotel tentu berasal dari pengunjung dan tamu hotel. Paket menginap murah lebih baik ketimbang menghentikan operasional hotel.

"Stay At Hotel, ini bisa saja dilakukan oleh hotel di Palembang sebagai solusi dari penurunan okupansi. Cara ini telah banyak dilakukan oleh hotel di kota lain, dengan memasang tarif murah menginap selama 14 hari, atau sama dengan jangka waktu normalnya isolasi mandiri," ujarnya.

2. Sektor pariwisata Indonesia sedang terpuruk

Ilustrasi hotel di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Ilustrasi hotel di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Isnaini menuturkan, melemahnya ekonomi terjadi di seluruh Indonesia. Termasuk memengaruhi sektor pariwisata. Sektor perhotelan diminta tetap optimis dan melakukan beragam upaya agar tetap bertahan.

"Bukan cuma di Palembang, bahkan sektor pariwisata dunia. Efek Pandemi ini sangat bertolak belakang dengan sifat pariwisata yang identik dengan keramaian. Semua harus kerja keras untuk bertahan," tuturnya.

3. Dinas pariwisata tak kejar target kunjungan wisatawan masuk ke Palembang

Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Kepala Dinas Pariwisata Palembang, Isnaini Madani (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Melihat situasi sekarang, Isnaini menegaskan pihaknya tidak menargetkan kunjungan wisatawan tahun 2020. Justru langkah yang perlu dilaksanakan adalah sektor pariwisata tidak mati suri akibat corona.

"Awalnya kami target 2,2 juta wisatawan, baik lokal maupun mancanegara ke Palembang selama tahun ini. Namun lihat keadaan begini, yang penting hanya optimis. Kita hanya bisa berbuat sedikit karena pandemi. Kami hanya usul agar pelaku industri pariwisata dan hotel membuat banyak promo," pintanya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
Deryardli Tiarhendi
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin

Latest News Sumatera Selatan

See More

Rupiah Dekati Rp17.900 per Dolar AS, Harga Pangan di Palembang Diklaim Aman

28 Mei 2026, 14:13 WIBNews