Nasdem Belum Pastikan Usung Herman Deru di Pilgub Sumsel 2024

- Herman Deru terancam gagal maju Pemilihan Gubernur Sumatra Selatan (Pilgub Sumsel) 2024 dari Partai Nasdem
- Partai Nasdem belum memastikan nama Herman Deru untuk diusung menjadi calon Gubernur, masih ingin melihat hasil survei masyarakat
- Jika nama Herman Deru tidak masuk dalam survei tertinggi akan digeser ke calon lain, proses survei akan dilakukan mulai April nanti
Palembang, IDN Times - Herman Deru terancam gagal maju Pemilihan Gubernur Sumatra Selatan (Pilgub Sumsel) 2024 dari Partai Nasdem. Bahkan Gubernur Sumsel periode 2018-2023 itu bisa saja digeser oleh calon lain dari partai nasdem.
"Belum kita putuskan siapa yang bakal diusung, tetap ada mekanisme penjaringan melalui survei internal yang akan dilakukan," ujar Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Nasdem Sumatra III, Fauzi Amro, Selasa (12/3/2024).
1. Tentukan nama Herman Deru berdasarkan hasil survei

Partai Nasdem hingga saat ini belum memastikan nama Herman Deru untuk diusung menjadi calon Gubernur, karena masih ingin melihat hasil survei masyarakat.
"Belum pasti (Herman Deru) yang bakal diusung, meskipun dia Ketua DPW Nasdem atau mantan Gubernur Sumsel," kata dia.
2. Persaingan Calon Gubernur Sumsel makin ketat

Pengusungan nama yang belum dipastikan juga karena Partai Nasdem sedang melihat potensi di Sumsel, apalagi persaingan Pilgub ini lebih ketat dan beberapa nama mulai muncul hingga telah mendeklarasikan diri maju seperti Mawardi Yahya.
"Kami lihat dulu bagaimana potensinya, lihat assessment lembaga survei dulu seperti apa nantinya," jelas Amro.
3. Sebut peluang nama lain

Amro mengaku, jika nama Herman Deru tidak masuk dalam survei tertinggi akan digeser ke calon lain. Pihaknya ingin meraih kemenangan, bukan mencari kekalahan di Pilgub 2024.
"Belum tentu juga Herman Deru, tapi kita lihat survei dulu. Jika dalam survei jadi yang tertinggi bisa kita pilih (Herman Deru). Kita ingin menang, namanya pertarungan," ungkapnya.
4. Nasdem akan gelar survei suara mulai April 2024

Ia menyebut, proses survei akan dilakukan mulai April nanti. Survei akan dilakukan berkala melihat perkembangan politik yang dinamis. Apalagi pendaftaran baru dimulai Agustus.
"Awal bulan depan (April) baru kita mulai survei, saat ini belum karena masih fokus proses rekapitulasi hitung suara Pilpres dan target kursi Pileg 2024 yang masuk ke KPU RI," kata dia.




![[FOTO] Ribuan Umat Islam di Palembang Salat Iduladha hingga ke Ampera](https://image.idntimes.com/post/20260527/upload_4708432f4cacb509af3079e80bab8b41_bb5739ee-5d4f-472c-94ea-43df85613e24_watermarked_idntimes-2.jpg)













