Mahasiswa Unsri Melapor Nyaris Dikeroyok Geng Motor

- Mahasiswa Unsri hampir jadi bulan-bulanan geng motor usai cekcok di jalan.
- Korban menegur geng motor yang melakukan balap liar, namun malah diserang dan dianiaya.
- Salah satu pelaku mengaku anak polisi dan ikut memukuli korban, yang akhirnya berhasil menyelamatkan diri dengan melarikan diri ke kantor polisi.
Palembang, IDN Times - Seorang mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) bernama Surya Saputra (20) nyaris menjadi bulan-bulanan pelaku balap liar usai terlibat cekcok di Jalan Gubernur HA Bastari.
Kejadian tersebut bermula saat korban hendak pulang ke rumah di kawasan Tegal Binangun. Pada saat yang sama banyak pemuda melakukan balap liar di TKP.
"Saya melarikan diri karena mereka mengejar. Ada sekitar 10 motor yang mengejar, saya masuk ke Polrestabes Palembang dan membuat laporan polisi," ungkap Surya saat melapor ke Polrestabes Palembang, Selasa (14/5/2024).
1. Korban sempat bunyikan klakson

Surya menerangkan, saat di TKP dirinya mendapati sekelompok geng motor yang melakukan balap liar. Karena para pelaku menutupi jalan raya, dirinya berinisiatif menegur dengan membunyikan klakson.
"Ada tiga jalur, sisi kiri penuh dengan parkir motor mereka. Sisi tengah dan kanan penuh dengan motor yang mau start balap liar. Jadi saya klakson lima kali agar mereka minggir," jelas dia.
2. Korban datangi pelaku balap liar

Karena diklakson, seorang pelaku balap liar akhirnya meminggirkan kendaraan. Namun pembalap lain yang tidak terima mengejar korban dan menyerempetnya hingga nyaris tergelincir.
"Saya putar balik, lalu mendekati rombongan mereka. Sedangkan yang menyerempet tadi sudah kabur dengan motornya. Saya sempat bertanya siapa yang menyerempet tadi. Satu orang maju dan kami cekcok mulut," jelas dia.
Melihat keributan tersebut, beberapa pelaku lain mendekat. Salah seorang pelaku bahkan mengaku anak polisi yang tinggal di kawasan OPI Palembang.
"Dia (pelaku) sempat bilang kalau anak polisi dan pulang ke kawasan OPI Jakabaring. Lalu saya kembali lagi ke motor. Saat itulah, enam orang pelaku langsung memukuli bersama-sama," jelas dia.
3. Korban melapor ke polisi berharap pelaku ditindak

Melihat keadaan tidak berimbang, Surya pun memilih tancap gas menyelamatkan diri. Hanya saja, para pelaku lain ikut mengejar dengan maksud menghajar korban. Beruntung dirinya sempat masuk ke kantor polisi.
Atas kejadian tersebut, korban Surta mengalami pecah bibir bagian atas dan bawah, dagu memar dan sakit di bagian badan. Korban pun telah membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang.


















