Palembang, IDN Times – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumatera Selatan melaporkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah kasus rabies di wilayah tersebut. Sepanjang Januari hingga Mei 2024, enam warga dinyatakan meninggal akibat gigitan hewan penular rabies (HPR). Kepala DKPP Sumsel, Ruzuan Effendi, menjelaskan bahwa kasus rabies di Sumsel melonjak drastis dalam empat tahun terakhir.
"Tahun 2020 dan 2022 tidak ada kasus kematian. Namun, pada 2021, ada dua orang yang meninggal dunia, dan pada 2023 jumlahnya meningkat menjadi empat orang. Sementara hingga Mei 2024, sudah ada enam warga yang meninggal dunia akibat rabies," ungkap Ruzuan, Kamis (12/9/2024).
