Kontraktor di Lubuk Linggau Tewas Ditikam Saat Bonceng Anak. (IDN Times/istimewa)
Informasi dari masyarakat, korban dikenal sebagai kontraktor lokal yang sering menjalin mitra di wilayah Mura-Lubuk Linggau dan Muratara (MLM). Sebelum kematiannya, Hamsi diketahui sempat melaporkan ancaman pembunuhan yang diduga dilakukan oleh mantan Kepala Desa Karang Anyar, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara.
Ancaman tersebut menggunakan pistol revolver berwarna perak dengan gagang kayu cokelat, berisi empat butir peluru, berhasil digagalkan oleh Sekretaris Desa Karang Anyar bernama Alex.
Hamsi kemudian melaporkan ancaman tersebut ke Polres Muratara pada 20 Agustus 2024. Meskipun Amir, pelaku yang dilaporkan, telah ditetapkan sebagai tersangka, pihak kepolisian tidak melakukan penahanan karena alasan medis.
Amir mengalami stroke dan komplikasi kesehatan lainnya, dan kini dirawat di Rumah Sakit Ar Bunda di Kota Lubuk Linggau. Kendati demikian, pihak kepolisian bisa bisa memastkan apakah penusukan terhadap korban Hamsi tersebut ada kaitannya dengan kasus pengancaman yang dilaporkannya di Polres Muratara.