Kloter 3 Program MBG di Sumsel Direncanakan Mulai Pekan ke-2 Februari

- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kloter 3 diundur hingga pertengahan Februari 2025
- Penambahan 10 titik baru program MBG masih menunggu intruksi resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN)
- Tujuh daerah di Sumsel batal melaksanakan program MBG pada 3 Februari karena ketersediaan dapur umum dan distribusi anggaran yang belum optimal
Palembang, IDN Times - Program Makan Bergizi Gratis untuk kloter ketiga yang rencananya berlangsung pada 3 Februari akan diundur hingga pertengahan Februari mendatang. Rencananya, 10 titik baru program MBG tersebut akan digelar di beberapa kabupaten/kota di Sumsel, hanya saja sejauh ini masih dilakukan persiapan.
"Untuk tanggal 3 Februari belum ada running, bakal diundur menjadi tanggal 17 Februari 2025," ungkap Penanggung Jawab Badan Bergizi Nasional (BGN) untuk Wilayah Sumatera Selatan, Diana Putri, Minggu (2/2/2025).
1. Penanggung jawab MBG belum terima informasi lanjutan dari pusat

Diana menjelaskan, untuk lokasi persis penambahan titik baru program MBG pihaknya masih menunggu informasi dari Badan Gizi Nasional (BGN).
"Ini baru hasil verifikasi. Nanti kita tunggu rilis resmi dari BGN," beber Diana.
2. Delapan titik dapur baru disiapkan di 7 wilayah

Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI) Sumatra Selatan sebagai mitra program MBG membenarkan adanya rencana penambahan 10 titik pelaksanaan MBG. Kesepuluh titik tersebut menjadi wilayah yang tidak atau belum tersentuh MBG sejak gong MBG dimulai pada 6 Januari 2025 lalu.
Kesepuluh daerah meliputi Palembang, Prabumulih, Ogan Komering Ilir, OKU Timur, Penukal Abab Lematang Ilir, Empat Lawang, Pagar Alam, dan Lahat masing-masing satu titik. Lalu Muara Enim dua titik.
"Nanti, kita akan ada running ketiga di 17 Febuari, ada delapan titik dapur di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, PALI, Empat Lawang, Pagar Alam, Lahat, Muara Enim, Prabumulih dan Tanjung Enim," jelas dia.
3. Semua mekanisme MBG sesuai intruksi pusat

Diberitakan sebelumnya, tujuh daerah di Sumsel batal melaksanakan program MBG pada 3 Februari 2025. Penundaan tersebut terjadi karena masih menunggu intruksi dari BGN lantaran ada beberapa ketersediaan dapur umum yang belum siap optimal dan kondisi distribusi anggaran dari BGN yang juga belum lancar.
"Akibatnya, Sumsel juga harus mundur waktu penyaluran paket MBG. Karena semua jadwal mekanisme sesuai intruksi pusat," jelas dia.



















