Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kepsek Filial Palembang Mengeluh Siswanya Tak Mendapat Kuota Gratis

Kepsek Filial Palembang Mengeluh Siswanya Tak Mendapat Kuota Gratis
Kepala Sekolah Filial Palembang, Herman Wijaya (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Share Article

Palembang, IDN Times - Kepala Sekolah (Kepsek) Filial Anak Jalanan Palembang, Herman Wijaya, mengeluh lantaran institusi pendidikan yang ia kelola tak tersentuh bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) untuk mendapatkan kuota internet gratis.

"Anak didik kami belum terima program kuota gratis dari Dinas Pendidikan Palembang sama sekali," ujarnya, Selasa (22/9/2020).

1. Belum terima tindak lanjut dari pendataan dapodik

Ilustrasi suasana di sekolah filial Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Ilustrasi suasana di sekolah filial Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Menurut Herman, pihaknya sudah mendaftarkan nama-nama siswa di sekolah untuk mendapatkan program penyaluran kuota gratis dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang.

"Semua anak sudah kita data dan dimasukkan ke aplikasi Dapodik, tapi sampai sekarang kita belum menerima tindak lanjutnya," ungkap dia.

2. Siswa menggunakan WiFi sekolah

Pendaftaran di sekolah filial Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Pendaftaran di sekolah filial Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Selain belum menerima bantuan kuota internet, program WiFi gratis yang digagas Disdik Palembang tak dianggarkan untuk sekolah filial. Program itu ternyata hanya untuk sekolah umum saja.

"Anak-anak biasanya menggunakan WiFi sekolah yang harus dibayar sendiri oleh kami," tuturnya.

3. Ungkap belajar jarak jauh tak efektif

Suasana di sekolah filial Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Suasana di sekolah filial Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Herman melanjutkan, sekolah filial baru melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring sejak tiga bulan lalu. Sebab siswa mereka tidak memiliki peragkat belajar online seperti gawai.

"Siswa di sekolah filial ini untuk anak putus sekolah dan anak jalanan. Beda halnya dengan sekolah pada umumnya yang diisi siswa dengan ekonomi menegah atas. Semua aktivitas yang telah kita programkan sampai sekarang belum berjalan. Sesekali melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ), tapi kelemahannya ada anak yang tidak memiliki gawai," tandas dia.

Share Article
Curated For You

Sekolah Tak Membarui Data, Siswa Terancam Batal Terima Kuota Gratis

16 Sep 2020, 14:42 WIBNews
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
Deryardli Tiarhendi
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin

Latest News Sumatera Selatan

See More