Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kampanye Ganjar di Sumsel Bergeser ke Awal Tahun 2024
Ganjar Pranowo berkunjung ke Pondok Pesantren Modern Sirojul Munir (IDN Times/Istimewa)
undefined
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Jadwal kampanye Calon Presiden (Capres) nomor urut tiga di Bumi Sriwijaya, Ganjar Pranowo, diundur hingga Januari 2024 mendatang. Rencana kampanye di Sumsel pada 21 Desember 2023 akhirnya batal dilakukan.

"Januari 2024 nanti ke Sumsel, tetapi kepastiannya masih menunggu Tim Pemenangan Nasional (TPN)," ungkap Ketua TPD Sumsel, Yahya Maya Sakti, Kamis (21/12/2023).

1. Ketum PDI Perjuangan akan dampingi Ganjar

Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri menjadi juri Zayed Award untuk Persaudaraan Manusia atau Zayed Award for Human Fraternity 2024 (dok. PDIP)

Dalam rencana kampanye di Sumsel, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan hadir menemani Ganjar. Sosok Megawati dinilai penting dalam kampanye yang akan dilakukan di Sumsel khususnya Palembang.

"Rencananya nanti Ganjar dan Mega (Megawati) saja, karena kampanye kita memerlukan sosok Mega," ungkap dia.

2. TPD tunggu arahan TPN soal titik kampanye

Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo (kiri) saat kampanye di Wonosobo. (Dok. Tim Ganjar Pranowo)

Yahya mengaku pihaknya masih menunggu jadwal dan koordinasi pasti dari TPN mengenai titik mana saja yang akan dikunjungi Ganjar maupun Megawati. Adapun pimpinan parpol pengusung Ganjar-Mahfud nantinya akan dilibatkan.

"Untuk titik poinnya di Palembang. Tapi apakah nanti ke Muara Enim titik basis Taufik Kiemas kita belum tahu," jelas dia.

3. TPD pilih fokus cara gaet pemilih Muda

Infografis polemik pemilih tak punya KTP masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT)

Yahya pun optimis Ganjar-Mahfud dapat bersaing dengan dua paslon lain dalam kontestasi Pemilu 2024. Debat capres-cawapres pertama makin meyakinkan bahwa dapat menggaet pemilih muda.

"Kita dalam kampanye di Sumsel tidak akan menjelekan orang lain (paslon). Untuk milenial dan gen z terus kita garap," tutup dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article