Influencer Palembang Ajak Masyarakat Laporkan Willie Salim ke Polisi

- Influencer Palembang akan laporkan Willie Salim usai video memasak 200kg daging rendang viral.
- Warga berebut daging sebelum dimasak, polisi mengerahkan 20 personel untuk pengamanan di lokasi kejadian.
- Tim dari Willie Salim tidak melarang warga mengambil daging yang belum masak, polisi belum dapat memastikan apakah rebutan rendang merupakan bagian dari konten atau nyata.
Palembang, IDN Times - Seorang influencer asal Palembang bernama Achmad Fuadi Irawan akan melaporkan Willie Salim usai video memasak 200 kilogram daging rendang di Benteng Kuto Besak (BKB) viral. Pasalnya, video yang diunggah Willie Salim menjadi perbincangan sekaligus perdebatan diberbagai platform media sosial.
Banyak warganet mendeskreditkan Palembang usai daging rendang diambil warga sebelum selesai dimasak. Fuadi menilai, akan memperkarakan Willie Salim ke polisi karena membuat citra kota Pempek menurun
"Kepada para Tiktoker dan konten kreator dan selebgram yang ada di Kota Palembang, bahwa pada hari Senin tanggal 24 Maret 2025, kita akan melaporkan konten kreator yang bernama Willie Salim dan sekaligus dialog bersama Kapolresta Kota Palembang, mohon dukungan dan partisipasinya untuk hadir, terimakasih," ungkap Achmad Fuadi, Sabtu (22/3/2025).
1. Pelaporan Willie Salim akan dilakukan selebgram dan ormas di Palembang

Willie Salim diketahui sempat membuat konten memasak daging rendang 200 kilogram yang rencananya akan dibagikan kepada masyarakat. Namun, belum selesai daging tersebut dimasak, rendang-rendang tersebut sudah lebih dulu lenyap.
Warga yang berada di BKB diketahui berebut mengambil daging di dalam wajan besar saat sang influencer meninggalkan lokasi memasak. Polisi yang berjaga disekitar lokasi pun tak bisa menahan masyarakat yang berebut mengambil daging meski belum selesai dimasak.
Saat Wilie Salim kembali ke wajan dirinya kaget wajan sudah kosong tak bersisa. Hal ini lah yang menjadi perdebatan warganet hingga memancing komentar negatif untuk masyarakat Palembang.
"Ratusan konten kreator, selebgram dan ormas serta aktivis akan melaporkan Willie Salim dan promotor ke Polresta Palembang," jelas dia.
2. Polisi sesalkan penyelenggara tidak membuat kegiatan yang teratur

Kapolsek Ilir Barat I Palembang, AKP Ricky Mozam membenarkan adanya kegiatan memasak 200 kilogram rendang di BKB pada Selasa (18/3/2025) kemarin. Dalam izinnya, memasak di BKB tersebut untuk berbagi sehingga polisi mengerahkan 20 personel untuk membantu proses pengamanan di lokasi kejadian.
"Ya, awalnya kita menerima laporan bahwa ada artis yang hendak melakukan berbagi di bulan Ramadan, kemudian kita turunkan 20 anggota polsek untuk melakukan pengamanan kegiatan di Pelataran BKB," jelas dia.
Ricky Mozam menjelaskan, penurunan personel tersebut ditujukan untuk pengawasan dan pengamanan bukan ikut dalam proses pembagian rendang. Sejak awal memasak, tim dari Willie Salim sudah meminta masyarakat untuk mendekat sehingga kondisi di lokasi sempat berdesak-desakan.
"Kalau memang mau dibagikan secara teratur harusnya ketika rendangnya sudah masak baru masyarakat dipanggil," ungkap dia.
3. Polisi belum tahu apakah konten masak tersebut disetting

Ricky mengatakan, Willie Salim sempat pamit menuju toilet sehingga membuat warga yang sudah berada di lokasi menyerbu makanan tersebut. Tim dari Willie Salim yang ada di lokasi pun tidak melarang warga mengambil daging yang belum masak tersebut sehingga ada upaya pembiaran yang dilakukan.
"Mereka mendiamkan saja. Anggota kita juga tidak ada yang diperintahkan untuk menegur masyarakat. Kita pihak keamanan selagi kegiatan itu kondusif itu normal menurut kami," beber dia.
Dirinya belum dapat memastikan apakah rebutan rendang yang terjadi merupakan bagian dari konten atau memang nyata terjadi. Menurutnya juga, petugas yang berada di lapangan tidak ada diminta untuk merekayasa kejadian.
"Kalau memang benar itu di-setting, kita kecewa sama Willie Salim. Namun kita masih belum bisa memastikan," jelas dia.





![[FOTO] Ribuan Umat Islam di Palembang Salat Iduladha hingga ke Ampera](https://image.idntimes.com/post/20260527/upload_4708432f4cacb509af3079e80bab8b41_bb5739ee-5d4f-472c-94ea-43df85613e24_watermarked_idntimes-2.jpg)













