Ilustrasi Pilkada. (IDN Times/Mardya Shakti)
Ditambahkannya, Lucianty-Syaparuddin tidak terlepas dari beberapa faktor utama yang menjadi alasan pemilih. Survei menunjukkan bahwa 59,6 persen responden menganggap pasangan ini perhatian terhadap rakyat, sementara 90,5 persen melihat bukti nyata kerja mereka.
"Selain itu, 88 persen responden menilai mereka berpengalaman di pemerintahan, dan 50,8 persen percaya pasangan ini mampu membawa perubahan yang lebih baik.
Selain itu, tingkat popularitas sebanyak 95 persen dan akseptabilitas 88 persen Lucianty-Syaparuddin jauh lebih tinggi dibandingkan pesaing mereka, Toha-Rohman, yang hanya memiliki popularitas 89 persen dan akseptabilitas 84 persen.
"Kombinasi popularitas dan akseptabilitas yang tinggi merupakan modal utama pasangan ini untuk mendongkrak elektabilitas. Faktor ini tidak datang secara tiba-tiba, tetapi hasil dari kerja sosial yang konsisten di masyarakat jauh sebelum Pilkada dimulai," jelasnya.