Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Guru Cabul di Lubuk Linggau jadi Tersangka, Korban Diberi Pendampingan

Guru Cabul di Lubuk Linggau jadi Tersangka, Korban Diberi Pendampingan
Tersangka Arwan Yanheta, guru olahraga di SMK Negeri 1 Lubuk Linggau saat ditahan Polres Lubuk Linggau. (Dok. Polres Lubuk Linggau)
Intinya Sih
  • Guru olahraga di SMK Negeri 1 Lubuk Linggau ditetapkan tersangka kasus pencabulan setelah didemo ratusan siswa.
  • Para korban diberi pendampingan oleh Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Lubuk Linggau.
  • Istri, anak, dan pelajar yang diduga menjadi korban mendapat pendampingan khusus dari UPT PPA Lubuk Linggau.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Lubuk Linggau, IDN Times - Arwan Yanheta, guru olahraga di SMK Negeri 1 Lubuk Linggau yang sempat didemo ratusan siswa kini resmi ditetapkan tersangka kasus pencabulan. Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Polres Lubuk Linggau memeriksa saksi dan gelar perkara.

Para korban yang merupakan anak didik tersangka juga telah diberi pendampingan oleh Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kota Lubuk Linggau. 

1. Penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan

Ratusan Siswa SMKN 1 Lubuk Linggau demo menuntut guru cabul dan pungli. (Dok. Istimewa)
Ratusan Siswa SMKN 1 Lubuk Linggau demo menuntut guru cabul dan pungli. (Dok. Istimewa)

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Aditia Bagus Arjunadi mengatakan, penyidik sudah melakukan gelar perkara dan pemeriksaan. Saat ini status yang bersangkutan (Arwan) sudah menjadi ditetapkan tersangka.

"Setelah melalui proses pemeriksaan saksi-saksi, pemeriksaan tersangka dan gelar perkara maka tersangka yang merupakan warga Kecamatan Lubuk Linggau Utara I sudah ditahan," ujarnya Minggu (25/5/2025).

2. Korban terus didampingi sejak kasus ditangani polisi

Ratusan Siswa SMKN 1 Lubuk Linggau demo menuntut guru cabul dan pungli. (Dok. Istimewa)
Ratusan Siswa SMKN 1 Lubuk Linggau demo menuntut guru cabul dan pungli. (Dok. Istimewa)

Di sisi lain, UPT PPA Kota Lubuk Linggau telah memberikan pendampingan khusus kepada pelajar yang diduga menjadi korban. Termasuk kepada istri dan anak-anak tersangka yang terdampak secara psikologis.

Kepala UPT PPA Lubuk Linggau, Siti Baroka mengatakan, pihaknya telah aktif memberikan dukungan sejak kasus ini mulai ditangani oleh aparat penegak hukum. Termasuk turut mendampingi para korban saat mereka dimintai keterangan oleh pihak Polres Lubuk Linggau.

"Senin besok kami juga akan membawa korban untuk mendapatkan pendampingan dari psikolog. Anak dan istri dari AY juga kami dampingi. Mereka terdampak secara psikologis akibat kasus ini,” ujar Siti.

3. Komite sekolah minta agar tersangka diproses secara hukum

Ratusan Siswa SMKN 1 Lubuk Linggau demo menuntut guru cabul dan pungli. (Dok. Istimewa)
Ratusan Siswa SMKN 1 Lubuk Linggau demo menuntut guru cabul dan pungli. (Dok. Istimewa)

Sementara itu, Ketua Komite SMKN 1 Lubuk Linggau, Feri meminta agar guru olahraga tersebut diproses secara hukum. Pasalnya tindakan AY yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) dan tindakan amoral, bukan saja mencoreng nama SMKN 1 Lubuk Linggau, namun juga memberikan preseden buruk bagi dunia pendidikan secara keseluruhan.

“Kami selaku komite sekolah dan juga mewakili para orang tua siswa sangat kecewa, meminta agar AY diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," tegasnya. 

Para orang tua siswa berharap agar kasus ini tidak dibiarkan menguap begitu saja. Selaku Ketua Komite sekolah, ia mewakili orang tua atau wali siswa mengingatkan perlunya pengawasan lebih ketat terhadap tenaga pendidik agar dunia pendidikan tetap menjadi ruang aman dan nyaman bagi peserta didik.

"Mereka ingin keadilan ditegakkan. Seorang guru seharusnya menjadi panutan, bukan justru menyalahgunakan posisi dan kepercayaan. Komite sekolah memastikan akan terus mengawal proses hukum agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang," terang Feri.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Hafidz Trijatnika
EditorHafidz Trijatnika

Latest News Sumatera Selatan

See More