Palembang, IDN Times - Kepala Balai Bahasa Sumatra Selatan Karyono menyatakan, empat dari enam bahasa daerah di Sumatra Selatan terancam punah akibat berkurangnya jumlah penutur. Kondisi ini dipengaruhi beragam faktor mulai dari sikap penutur bahasa daerah terhadap bahasanya, migrasi atau mobilitas sosial yang tinggi, perkawinan.
"Bahkan bencana turut berpengaruh namun tidak signifikan mempengaruhi. Pada intinya, ada sikap gengsi dari penutur, mereka lebih memilih menuturkan bahasa lain ketimbang bahasa daerahnya," kata Karyono, Sabtu (6/5/2023).
