Disdik Sumsel Ancam Skorsing Siswa Sekolah Terlibat Tawuran

Palembang, IDN Times - Dinas Pendidikan Sumatra Selatan (Disdik Sumsel) menindaklanjuti kasus tawuran antar siswa yang terjadi di Jalan Demang Lebar Daun Palembang, Minggu (15/1/2022).
"Tawuran adalah salah satu kegiatan melanggar hukum. Apabila kedapatan siswa tawuran maka akan diberikan sanksi jera," ujar Kepala Disdik Sumsel, Riza Pahlevi, Senin (16/1/2022).
1. Minta siswa tidak melakukan aksi melanggar hukum

Menurutnya, upaya mencegah siswa melakukan tawuran di luar sekolah adalah mengedukasi serta memberi pelajaran. Apalagi tawuran yang terjadi kemarin menimbulkan korban jiwa.
"Jangan tawuran, berkerumun, dan melakukan perbuatan melanggar hukum. Siswa tertangkap tawuran akan kita skorsing dari sekolah," kata dia.
2. Disdik Sumsel menyayangkan aksi tawuran antar pelajar

Berita sebelumnya, seorang remaja tewas pada dini hari karena menjadi korban tawuran. Aksi kekerasan terjadi di sebuah restoran cepat saji di Jalan Demang Lebar Daun Palembang.
"Tawuran ini sangat disayangkan mengapa bisa terjadi. Apalagi sampai hilang nyawa," timpalnya.
3. Disdik Sumsel siapkan sanksi tegas sesuai aturan

Riza mengatakan, ia telah memanggil siswa bersangkutan agar tidak melakukan kegiatan yang kurang sepatutnya dilakukan seorang pelajar.
“Kita sudah siapkan sanksi tegas sesuai aturan jika ditemukan siswa yang melanggar," jelas dia.
4. Imbau siswa dan orangtua murid lakukan kegiatan positif

Ia juga berharap para orangtua murid dapat mendukung dan membantu mengatasi masalah tawuran dengan berkoordinasi pihak sekolah, agar hal serupa tak lagi terulang.
“Jangan lakukan kegiatan yang sifatnya merugikan diri sendiri dan orang lain. Lakukan kegiatan positif yang sifatnya bermanfaat bagi pelajar maupun orang lain yang ada di sekitarnya," katanya.








![[BREAKING] Wakil Bupati PALI Ditangkap Penyidik Pidsus Kejati Sumsel](https://image.idntimes.com/post/20250210/1000127120-679b8fb0461ad11c7448d145cee7fdab-3f980f0298d4b94e7066ad042c72dc7c.jpg)








