Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cek Kesehatan Gratis Baru Berlaku di Puskesmas, Rumah Sakit Kapan?

Cek Kesehatan Gratis Baru Berlaku di Puskesmas, Rumah Sakit Kapan?
Ilustrasi aktivitas pengecekan kesehatan gratis di fasyankes (IDN Times/Ervan)
Intinya Sih
  • Cek kesehatan gratis di Palembang hanya berlaku di puskesmas, bukan langsung ke rumah sakit.
  • Program Kesehatan Gratis (PKG) bisa dinikmati tanpa terdaftar sebagai penerima manfaat BPJS kesehatan.
  • Ada 42 puskesmas yang siap melayani masyarakat memanfaatkan PKG di Palembang, namun beberapa warga mengeluh kesulitan login dan mendaftar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Palembang, IDN Times - Cek kesehatan gratis di Palembang baru berlaku untuk layanan puskesmas. Pemeriksaan gratis ke rumah sakit harus melalui surat rujukan terlebih dahulu dan tidak bisa langsung datang ke fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) berupa rumah sakit tujuan.

"Untuk rujukan, dilakukan ke RS kelas B Palembang di RSUD Bari. Tapi tak menutup kemungkinan dirujuk ke semua rumah sakit karena bekerjasama," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang Fenty Aprina, Senin (10/2/2025).

1. Pemanfaatan PKG tidak harus terdaftar BPJS kesehatan

Ilustrasi pasien yang ingin melakukan cek kesehatan di Puskesmas (IDN Times/Fariz Fardianto)
Ilustrasi pasien yang ingin melakukan cek kesehatan di Puskesmas (IDN Times/Fariz Fardianto)

Program Kesehatan Gratis (PGK) inisiasi Presiden Prabowo Subianto kata dia, bisa dinikmati tanpa harus terdaftar sebagai penerima manfaat BPJS kesehatan. Terpenting menunjukan identitas diri dan mendaftar melalui aplikasi Satu Sehat.

Pemeriksaan kesehatan dilakukan sesuai kelompok usia. Bayi baru lahir dengan usia dua hari, balita dan anak pra sekolah usia 1-6 tahun, dewasa usia 18-59 tahun, dan lansia usia 60 tahunan.

"Warga bisa langsung ke puskesmas dan scan barcode yang sudah disediakan. Setelah scan, otomatis registrasi di puskesmas, lalu warga akan menerima jadwal pemeriksaan," jelasnya.

2. Program kesehatan gratis juga melayani pemeriksaan gigi dan mulut

Suasana hari pertama pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), salah satunya di Puskesmas Tanah Abang, Senin (10/2/2025) (IDN Times/Lia Hutasoit)
Suasana hari pertama pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), salah satunya di Puskesmas Tanah Abang, Senin (10/2/2025) (IDN Times/Lia Hutasoit)

Fenty merinci, sejumlah pemeriksaan gratis yang bisa dimanfaatkan mulai dari pemeriksaan fisik, cek kimia darah, gula darah, kadar kolesterol, pemeriksaan IVA deteksi dini kanker serviks, dan kanker payudara, termasuk pemeriksaan mata, gigi dan mulut, serta cek pendengaran.

"Warga yang ingin cek kesehatan gratis ini melakukan tahapannya mulai dari pendaftaran melalui aplikasi Satu Sehat Mobile," katanya.

3. Puskesmas tetap melayani pasien umum selain pasien PGK

Kadinkes Palembang Fenty Aprina (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Kadinkes Palembang Fenty Aprina (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Total ada 42 puskesmas yang siap melayani masyarakat memanfaatkan PKG di Palembang. Namun berdasarkan pantauan IDN Times, beberapa puskesmas yang telah menerima pasien untuk pengecekan kesebatan baru di Puskesmas OPI Jakabaring, Puskesmas Makrayu, Puskesmas Plaju, Puskesmas Merdeka dan Puskesmas Sabokingking.

Menurut Dokter Fungsional di Puskesmas OPI Jakabaring Weni Sumartini, Puskesmas OPI sudah melayani enam pasien yang melakukan pemeriksaan kesehatan gratis.

"Dalam satu hari kita bisa melayani 15-20 pasien untuk cek kesehatan gratis dengan durasi tidak lebih dari 30 menit dan untuk pasien umum lainnya tetap berjalan seperti biasa," kata dia.

4. Pendaftaran program kesehatan gratis harus melalui aplikasi satu sehat

Layanan helpdesk pengecekan kesehatan gratis. (IDN Times/Fariz Fardianto)
Layanan helpdesk pengecekan kesehatan gratis. (IDN Times/Fariz Fardianto)

Pendaftaran PKG yang harus dilakukan online lewat aplikasi, ternyata menyulitkan beberapa masyarakat dan sebagian pasien. Mereka mengeluh susah login di aplikasi hingga tak bisa mendaftar sebagai peserta program Cek Kesehatan Gratis.

Dwi warga Makrayu Palembang mengaku, datanya tak muncul saat ingin memanfaatkan PKG di Puskesmas Sabokingking. Bahkan saat screening, kata dia, data dia tidak tertera setelah mengunduh dan mendaftar di aplikasi Satu Sehat.

"Dapat informasi (PGK) dari forward WhatsApp, makanya hari ini datang langsung (ke puskesmas). Pas di lokasi sempet gak ada data, tapi setelah dibantu pihak puskesmas bisa (cek kesehatan). Tadi periksa gigo berlubang. Memanfaatkan kado ulang tahun kemarin (9 Februari)," jelasnya.

Diketahui program pemeriksaan kesehatan gratis ini akan dijalankan melalui anggaran sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik Rp1,37 triliun. Namun, jika kemungkinan dana tersebut kurang, terdapat tambahan anggaran APBN Rp3,23 triliun.

Share Article
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
Hafidz Trijatnika
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin

Latest News Sumatera Selatan

See More