Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bunga Bangkai Setinggi 2 Meter Ditemukan di Lokasi Wisata Pagaralam
Penemuan bunga bangkai di area camping ground di Pagaralam (IDN Times/Istimewa)

Pagaralam, IDN Times -Warga Desa Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah, Kota Pagaralam, menemukan tumbuhan bunga bangkai, saat membersihkan kawasan wisata Rizal Camping Ground sekitar pukul 10.00 WIB, Selasa (18/2). 

Menurut Rendi, Pengelola Rizal Camping Ground, penemuan jenis tumbuhan dengan nama latin Amorphophallus titanum setinggi dua meter itu, saat pekerja mereka lagi membersihkan aliran air terjun yang airnya tersendat.

"Baru lima menit memotong rumput dan tanaman, mereka melihat ada yang menjulang aneh. Setelah dipangkas habis baru terlihat jelas," ujar dia, saat dihubungi IDN Times, Selasa (18/2).

1. Dinas Lingkungan Hidup Pagaralam sudah melihat dan memastikan temuan itu adalah bunga bangkai

Bunga bangkai terletak di dekat air terjun (IDN Times/Istimewa)

Rendi menuturkan, pihak dari Dinas Lingkungan Hidup Pagaralam sudah mengecek lokasi dan memastikan tumbuhan tersebut merupakan tumbuhan yang dilindungi.

"Agar gak terganggu ketika pengunjung mau berfoto, bunga bangkai jadi kita beri pagar. Kita akan mulai buka untuk umum besok, dan bagi yang penasaran dapat melihat," tutur dia.

2. Warga sudah temukan bunga bangkai lain di kawasan lokasi yang sama

Potret bunga bangkai yang ditemukan petugas camping ground (IDN Times/Istimewa)

Rendi mengungkapkan, informasi dari masyarakat setempat, penemuan bunga bangkai di dekat area camping ground sudah dua kali terjadi. 

"Saya sempat tanya ke masyarakat dan sudah pernah juga ditemukan. Ini bisa jadi edukasi masyarakat yang mau melihat bagaimana proses mekarnya bunga bangkai tersebut," ungkap dia.

3. Kondisi bunga bangkai itu masih dalam proses tumbuh

Mulai besok bunga bangkai bisa dinikmati warga (IDN Times/Istimewa)

Sementara, Kepala Seksi Konservasi Wilayah II, BKSDA Lahat, Martialis Puspito mengatakan, saat ini kondisi bunga bangkai itu masih dalam proses tumbuh dan diperkirakan segera mekar dalam beberapa waktu lagi. Bunga bangkai itu memang endemik wilayah hutan Sumatera, hanya saja tumbuhnya di tempat tertentu.

"Itu masuk dalam jenis Amorphopallus titanum, dan masuk dalam status dilindungi. Kita masih mendata berapa banyak jenis bunga bangkai yang tumbuh. Untuk di Pagaralam memang banyak. Kita imbau jangan diganggu," tandas dia.

Editorial Team

Related Article