Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Belajar di Rumah Siswa SD Hingga SMP di Palembang Lanjut Hingga 29 Mei
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Zulinto (IDN Times/Dokumen)

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Palembang kembali mengumumkan perpanjangan waktu libur untuk siswa sekolah PAUD, TK, SD dan SMP di Palembang, lantaran pandemi corona atau COVID-19 belum selesai.

Kepala Disdik Palembang, Ahmad Zulinto mengatakan, para siswa tetap harus belajar melalui sistem dalam jaringan (daring) di rumah masing-masing.

"Sudah kita infokan lisan kalau waktu belajar di rumah diperpanjang dari sebelumnya sampai 25 April menjadi 29 Mei 2020, katanya, Senin (20/4).

1. Belajar di rumah juga berlaku bagi sekolah swasta

Ilustrasi aktivitas di sekolah (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Zulinto menambahkan, perpanjangan belajar di rumah juga berlaku untuk siswa di sekolah swasta dan madrasah di Palembang, baik jenjang pendidikan anak usia dini sampai dengan tingkat menengah pertama.

"Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bisa dilakukan via What'sApp, atau video call, atau alternatif lain melalui stasiun televisi. Waktu belajar di rumah ini sekalian diperpanjang hingga Idul Fitri 1441 H," tambah dia.

2. Umumkan ke sekolah dan guru lewat Zoom

Ilustrasi belajar di rumah (IDN Times/Rochmanudin)

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua PGRI Sumsel ini, Disdik Palembang akan mengumumkan pemberitahuan resmi terkait perpanjangan waktu belajar di rumah dengan sistem daring.

"Kami akan bertemu lewat Zoom bersama Korwil dan kepala sekolah, mengumumkan perpanjangan libur kepada mereka. Intinya bahwa masa belajar di rumah diperpanjang selama sebulan," ujarnya.

3. Pembagian rapor siswa masih didiskusikan

Ilustrasi belajar digitalisasi secara online (IDN Times/Dokumen)

Zulinto melanjutkan, sistem belajar yang berubah melalui daring juga mengharuskan penilaian dan pembagian rapor mengalami penyesuaian. Zulinto belum memastikan perubahan tersebut karena pihaknya masih dalam tahapan perencanaan.

"Kita juga lagi mendiskusikan tentang bagaimana pelaporan dana bos, pengisian rapor dan lain-lainnya. Lewat pertemuan Zoom lah akan kami jadwalkan," tandas dia.

Editorial Team

Related Article