Palembang, IDN Times - Sejak kedatangan vaksin Sinovac pada 4 Januari 2021 lalu ke Bumi Sriwijaya, ada 100.200 vial yang diterima Dinas Kesehatan Sumatra Selatan (Dinkes Sumsel). Jumlah tersebut baru setengah yang tersalurkan, atau 58.960 vial ke tujuh kabupaten dan kota.
Dinkes menyebut penyaluran vaksin sedikit terhambat. Cakupan vaksin pun masih di angka 13,8 persen sejak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengizinkan penyaluran vaksin.
"Terhambatnya cakupan vaksin disebabkan proses registrasi yang masih sulit. Penyaluran vaksin harus berdasarkan ketentuan dari Kemenkes, sehingga hanya dua daerah di Sumsel yang mendapat jatah yakni Palembang dan Ogan Komering Ilir," ungkap Kepala Dinkes Sumsel, Lesty Nuraini, Jumat (29/1/2021).
