Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Anggota Polisi Alami Gangguan Mental, Razia Dini Hari dan Pukul Warga
(Korban Darmadi, saat melaporkan oknum polisi yang menganiaya dirinya di Muratara) IDN Times/istimewa

Musi Rawas Utara, IDN Times - Seorang warga bernama Darmadi (52) mengaku dianiaya oleh anggota polisi bernama Bripka Rizki, anggota BA SDM Polres Muratara, Senin (20/11/2023) kemarin. Warga Kelurahan Muara Rupit, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara itu menderita lebam di bagian mata dan sudah melaporkan kasus tersebut ke Polres Muratara.

Bahkan area mata kirinya tampak masih lebam karena dipukul dengan tangan kosong oleh pelaku. Kasus penganiayaan terhadap Darmadi terjadi pada dini hari menjelang waktu subuh atau sekitar pukul 03.00 WIB.

1. Razia sendiri tanpa atribut menjelang subuh

(Korban Darmadi saat menunjukkan lukanya usai dianiaya polisi) IDN Times/istimewa

Menantu korban, Aidil Putra, mengatakan kejadiannya tak jauh dari rumah mereka atau di wilayah yang biasa disebut oleh masyarakat setempat sebagai kampung KBM Rupit. Awalnya, Aidil mengendarai sepeda motor hendak pulang ke rumah.

"Saat itu saya dari RSUD Rupit hendak pulang mengambil air panas di rumah pada dini hari itu. Istri saya (anak dari Darmadi) sedang melahirkan di rumah sakit tersebut," ujarnya.

Sekitar pukul 03.00 WIB ketika sampai di TKP atau sekitar 200 meter dari rumahnya, Aidil dicegat oleh pelaku. Bripka Rizki menjelaskan bahwa ia sedang melaksanakan razia, dan meminta agar Aidil menunjukkan surat-surat kendaraannya.

"Katanya dia razia, tapirazia jam tiga subuh, dia sendirian pakai baju biasa.Saya kenal dengan dia, memang polisi, dandia juga kenal dengan saya," katanya.

2. Korban ditonjok saat minta kunci motor menantu dikembalikan

(Ilustrasi pemukulan) IDN Times/istimewa

Dikarenakan terburu-buru untuk mengantar air ke rumah sakit, Aidil pun meminta tolong ke mertuanya (Darmadi) untuk menangani razia tersebut. Namun pelaku enggan berurusan dengan korban.

Darmadi juga memohon agar kunci motor menantunya dikembalikan.Namun sayangnya pelaku justru mengajak Darmadi berkelahi. Setelah sempat bersitegang, Darmadi dianiaya oleh pelaku, walau korban sempat dua kali menangkis pukulannya.

"Setelah keribuatan itu, akhirnya kunci sepeda motor diserahkan. Kemudian oknum itu pergi mengendarai mobil," ucapnya.

3. Menderita gangguan mental dan dinonaktifkan

(Ilustrasi oknum polisi) IDN Times/istimewa

Kapolres Muratara, AKBP Koko Arianto Wardhani, membenarkan laporan warga tersebut dan menyebut anggotanya bernama Bripka Rizki yang bertugas di Satuan Sabhara pernah memiliki riwayat gangguan jiwa.

"Iya betul itu ada kejadiannya, yang bersangkutan ini ada riwayat gangguan mental," ujarnya, Kamis (23/11/2023).

Koko menegaskan kepolisian akan memproses secepat mungkin laporan korban sesuai aturan dan hukum yang berlaku. Ia juga memastikan pelaku sudah dinonaktifkan.

"Dia sudah non job dalam rangka pengawasan pengobatan," jelasnya

Editorial Team

Related Article