Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Airlangga Hartanto Akan Pimpin Apel Penanganan Karhutla di Sumsel
Proses pemadaman karhutla di lahan gambut di kawasan Sungai Rengit Banyuasin (Dok: Manggala Agni)
  • Menteri Koordinator Perekonomian akan memimpin apel kesiapsiagaan penanganan Karhutla di Sumsel
  • 1.200 personel lintas instansi akan hadir dalam apel tersebut
  • Pihak BPBD Sumsel terus melakukan upaya penanganan karhutla dan akan mendapatkan bantuan helikopter dari BNPB
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartanto, akan memimpil apel kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Sumsel. Apel tersebut dilaksanakan untuk memastikan kesiapan menghadapi ancaman karhutla saat musim kemarau.

"Insya Allah, Pak Menko Bidang Perekonomian RI akan menjadi pimpinan apel, karena pada waktu bersamaan hadir di Sumsel untuk kegiatan yang lain," ungkap Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Darurat (BPBD) Sumsel, M Iqbal Alisyahbana, Rabu (3/7/2024).

1. Apel melibatkan personel lintas intansi

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Wilayah Ogan Ilir (Dok: Mangga Agni)

Iqbal menerangkan, apel kesiapsiagaan tersebut akan dihadiri 1.200 personel lintas instansi dari unsur TNI, Polri, Basarnas, DLHP, BPPIKHL, dan OPD lain di Sumsel.

"Kami juga melibatkan 1.200 personel dalam kegiatan ini, dan memperlihatkan peralatan  penanggulangan bencana karhutla," ungkap dia.

2. Sosialisasi cegah karhutla ke masyarakat

Proses pemadaman karhutla di lahan gambut di kawasan Sungai Rengit Banyuasin (Dok: Manggala Agni)

Iqbal menerangkan, upaya penanganan karhutla terus dilakukan pihaknya dengan sosialisasi ke masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

"Kami akan lebih aktif lagi untuk pencegahannya. Apabila terjadi kebakaran, tim dari seluruh unsur siap memadamkan api," ungkap dia.

3. Helikopter akan segera tiba di Sumsel

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Wilayah Ogan Ilir (Dok: Mangga Agni)

Pihaknya memastikan dalam waktu dekat bantuan pinjaman helikopter dari BNPB akan datang ke Palembang. Helikopter yang terdiri dari dua jenis, yakni waterbombing dan patroli, akan segera digunakan untuk memantau kondisi penanganan karhutla dari udara.

"Kalau dari pengajuan kami untuk mencakup luas wilayah Sumsel membutuhkan dua helikopter patroli dan 8 heli waterbombing. Tentunya akan melihat situasi kondisi ke depannya, kalau dibutuhkan lagi kita akan meminta lebih banyak," tutup dia.

Editorial Team

Related Article