369 Jemaah Haji Kloter 9 Palembang Berangkat, 1 Batal Karena Hamil

- Sebanyak 369 jemaah haji kloter 9 embarkasi Palembang diberangkatkan dari Gedung Serbaguna Asrama Haji Sumsel.
- Satu jemaah haji asal OKU ditunda keberangkatannya karena hamil lima minggu.
- Total jemaah haji yang telah diberangkatkan melalui embarkasi Palembang berjumlah 3.322 orang dengan rincian 2.212 dari Sumsel, 1.074 asal Bangka Belitung, dan 36 petugas kloter.
Palembang, IDN Times - Sebanyak 369 jemaah haji kloter 9 embarkasi Palembang diberangkatkan dari Gedung Serbaguna Asrama Haji Sumsel, Selasa (13/05/2025) pagi. Kloter 9 merupakan jemaah haji asal Kabupaten OKU, Kota Palembang, dan Kabupaten Empat Lawang.
Bupati OKU Teddy Meilwansyah melepas langsung keberangkatan kloter 9 ini. Namun satu jemaah haji atas nama Sarah Hilalya M Mufid (25) asal OKU ditunda keberangkatannya karena hamil lima minggu.
1. Kloter 2 hari ini dijadwalkan meninggalkan Madinah menuju Makkah

Humas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) embarkasi Palembang, Abdul Qudus mengatakan, saat masuk Asrama Haji Sumsel kemarin pagi, jemaah kloter 9 berjumlah 370 orang. Namun sayangnya, satu jemaah haji asal OKU ditunda keberangkatannya.
“Sesuai aturan, jemaah haji yang hamil di bawah 14 minggu dan di atas 26 minggu tidak dapat diberangkatkan. Insyallah Ibu Sarah ditunda keberangkatannya tahun depan,” ujar Abdul Qudus.
Dengan keberangkatan kloter 9, total jemaah haji yang telah diberangkatkan melalui embarkasi Palembang berjumlah 3.322 orang dengan rincian 2.212 dari Sumsel, 1.074 asal Bangka Belitung, dan 36 petugas kloter. Kloter 1 saat ini sudah berada di Mekkah, sementara kloter 2 hari ini dijadwalkan bergerak meninggalkan Madinah menuju Mekkah.
2. Tetap bersyukur bisa hamil meskipun menunda ke tanah suci

Terkait pembatalan dirinya ke tanah suci, Sarah Hilalya mengaku tidak merasa sedih ataupun kecewa karena tidak bisa berangkat haji tahun ini. Menurut Sarah, Allah SWT telah menganugerahkan rezeki lain berupa titipan jabang bayi di rahimnya.
“Kami memang sudah menantikan rezeki (kehamilan) ini cukup lama, yakni sekitar 16 bulan. Tentu saja kami senang Allah SWT memberikan kami calon bayi. Untuk berangkat haji, mungkin Allah belum menakdirkan saya berada di Arafah tahun ini. Insya Allah tahun depan,” ujar Sarah ditemani sang suami, Untung Bekti Nugroho.
3. Berikut pesan Bupati OKU kepada jemaah haji

Sementara itu, Bupati OKU Teddy dalam kesempatan tersebut mendoakan jemaah haji kloter 9 dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, dan kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji mabrur. Teddy juga menitipkan beberapa pesan penting kepada jemaah, yakni menjaga kesucian niat, tidak berbuat fasik dan jidal, patuh pada aturan, menjaga kesehatan, dan menjaga nama baik Sumsel.
“Berangkatlah ke Tanah Suci semata-mata memenuhi panggilan Allah, bukan karena tujuan lain. Jauhi perkataan buruk dan perbuatan zolim, jangan mencaci-maki, memfitnah, dan berbantah-bantahan. Patuhi segala aturan, baik aturan pemerintah Indonesia maupun pemerintah Arab Saudi demi keamanan dan keselamatan kita selama menunaikan ibadah haji hingga pulang ke Tanah Air,” pesannya.


















