Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Wisata Hits Terbaru di Palembang Sambut Nataru 2025

Kantor Wako Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Kantor Wako Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Palembang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menyiapkan wisata baru di Bumi Sriwijaya sambut libur Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Rencana Pemkot pada akhir tahun, menghadirkan tiga wisata kolaborasi sejarah dengan konsep modern.

"Yang terbaru, kita punya Lawang Borotan dan juga Kantor Ledeng untuk edukasi sejarah dan saat tahun baru pakai konsep teknologi modern akan ada drone show di atas langit Jembatan Ampera" ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Palembang Sulaiman Amin, Jumat (20/12/2024).

1. Kawasan BKB Palembang dipastikan ramai saat malam tahun baru

Acara seni tari di BKB Palembang (Dok. Kominfo Palembang untuk IDN Times)
Acara seni tari di BKB Palembang (Dok. Kominfo Palembang untuk IDN Times)

Ketika momen akhir tahun kata dia, lokasi wisata yang sering dikunjungi antara lain Kawasan Benteng Kuto Besak (BKB), Jembatan Ampera, Museum Balaputra Dewa dan Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, hingga sejumlah hotel di Palembang karena banyak wisatawan lokal memilih staycation.

"Kawasan Sungai Musi di BKB sudah dipastikan ramai. Apalagi akan ada drone show saat malam tahun baru. Diharapkan, ini bisa dinikmati selama liburan di Palembang," jelasnya.

2. Palembang hadirkan wisata edukasi budaya dan sejarah

Keran air peninggalan Belanda di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Keran air peninggalan Belanda di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Wisata Lawang Borotan masih berada di sekitar Kawasan BKB. Lawang Borotan atau pintu belakang dalam bahasa Palembang merupakan area wisata sejarah. Lokasi ini jadi sorotan Pemkot karena baru selesai revitalisasi dan siap dibuka umum.

Lawang Borotan merupakan bagian dari lokasi keraton di Kota Pempek. Lawang Borotan menjadi saksi keturunan terakhir Kesultanan Palembang Darussalam dan menjadi jejak penutup Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II.

Kemudian wisata Kantor Ledeng merupakan lokasi sejarah yang kini dikembangkan menjadi pusat edukasi. Kantor Ledeng kini difungsikan sebagai Kantor Wali Kota Palembang. Nama ledeng berasal dari penyebutan warga sekitar terhadap kata leding.

Kantor ledeng saat masa kolonial Belanda disebut dengan Kantor Water Tower atau Menara Air. Nama kantor ledeng populer seiring fungsi kantor tersebur sebagai tempat penampungan air.

Bagi warga Palembang, sebutan leding bertransformasi menjadi ledeng. Leding merupakan tempat saluran air bersih yang terbuat dari besi, paralon dengan infrastruktur kuat dan kokoh.

"Nantinya bisa digunakan untuk edutour bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin mengetahui secara lengkap dengan Kantor Ledeng," jelas Sulaiman.

3. Pj Wako Palembang harap wisata Kota Pempek jadi Center of Sumatera

Pj Wako Palembang Cheka Virgowansyah (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Pj Wako Palembang Cheka Virgowansyah (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Penjabat Wako Palembang Cheka Virgowansyah mengatakan, wisata baru untuk menyambut Nataru diharapkan menjadi agenda rutin dan Palembang bisa jadi Center of Sumatera.

Kemudian untuk rangkaian drone show saat malam tahun baru, bakal menghadirkan atraksi drone berupa penampilan pengambilan gambar dari Jembatan Ampera dam Lawang Borotan.

Selain drone show, saat malam pergantian tahun baru akan ada kembang api dengan tulisan Selamat Tahun Baru dari atas langit Jembatan Ampera Palembang.

"Akan ada belasan formasi drone yang beratraksi persis di atas Sungai Musi," kata dia.

Menyiapkan sejumlah agenda dan persiapan lokasi wisata sambut momen libur Nataru, Pemkot juga telah bekerjasama dengan Basarnas Palembang untuk mengantisipasi cuaca dan bencana terjadi.

"Sudah dikoordinasikan (bersama Basarnas)," jelasnya.

4. Palembang antisipasi bencana banjir rob

jembatan ampera (foto pribadi)
jembatan ampera (foto pribadi)

Berdasarkan rilis Basarnas Palembang, total 81 personel akan diturunkan dan disebar di sejumlah wilayah Sumatra Selatan (Sumsel) sebagai bentuk pelaksanaan siaga khusus sambut Nataru.

Tim siaga SAR khusus mulai bertugas sejak 18 Desember 2024 hingga 5 Januari 2025. Selama 19 hari mereka juga mewaspadai kondisi cuaca di Palembang dan memantau lokasi rawan banjir. Basarnas mengantisipasi adanya bencana banjir ROB di sejumlah wilayah.

"Saat ini masih bersyukur karena kondisi cuaca tidak terlalu ekstrem. Tapi kita harus mewaspadai potensi naik permukaan air terutama dibeberapa wilayah yang rawan banjir ROB dan mewaspadai di daerah penyeberangan di sungai Musi," kata Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin.

5. Museum Balaputra Dewa bisa jadi pilihan wisata di Palembang

Memoribilia uang Rp10 ribu gambar Rumah Limas di Museum Balaputra Dewa Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
Memoribilia uang Rp10 ribu gambar Rumah Limas di Museum Balaputra Dewa Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Sementara menyoal lokasi wisata di Palembang yang bisa dikunjungi wisatawan saat momen Nataru, Museum Negeri Balaputra Dewa menjadi salah satu destinasi sejarah ramai kunjungan wisatawan setiap akhir pekan dan libur sekolah termasuk sepanjang liburan akhir tahun.

Plt Kepala Museum Negeri Sumsel, Amarullah, menyampaikan, museum ini memiliki koleksi peninggalan pra sejarah era Sriwijaya, koleksi kesultanan, artefak, arca, hingga rumah tradisional Palembang, Rumah Limas, yang potretnya pernah diabadikan pada pecahan uang Rp10 ribu.

"Hari biasa, pengunjung ke sini sekitar 50 orang. Namun, saat hari libur, jumlah pengunjung bisa lebih dari 100 orang. Peningkatan pengunjung terjadi mulai siang hingga sore hari," jelasnya.

Menurut Amarullah, museum tidak hanya menjadi tempat hiburan, tetapi juga sarana edukasi bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum untuk mempelajari nilai-nilai budaya dan sejarah.

"Kami buka pukul 08:00-16:00 WIB. Harga tiketnya Rp2 ribu untuk pelajar, Rp3 ribu untuk mahasiswa, Rp5 ribu untuk umum, kemudian Rp 15 ribu untuk turis mancanegara," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Feny Maulia Agustin
Hafidz Trijatnika
Feny Maulia Agustin
EditorFeny Maulia Agustin
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

Pertamina Sebut Praktik Pengoplosan LPG Subsidi Rugikan Masyarakat

22 Jan 2026, 09:54 WIBNews