20 Tower di Lalan Mati Usai Jembatan Roboh, Jaringan Lumpuh

Musi Banyuasin, IDN Times - Tidak hanya menelan korban jiwa, ambruknya jembatan penghubung di Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) turut berdampak pada jaringan telekomunikasi warga Lalan.
Dampak dari musibah ini seluruh provider tidak dapat berfungsi. Saat ini, tim provider Telkomsel berupaya memperbaiki jaringan di lokasi. Dengan perbaikan ini, diharapkan setelah ini sinyal provider di Kecamatan Lalan kembali berfungsi.
1. Fiber optik dan layanan telekomunkasi putus

Kepala Dinas Kominfo Muba, Herryandi Sinulingga menyampaikan, dampak ambruknya jembatan di Kecamatan Lalan mengakibatkan fiber optik dan layanan telekomunkasi putus.
"Dinkominfo meminta tim Telkomsel langsung bergerak untuk memperbaiki layanan mereka sehingga layanan komunikasi dapat kembali aktif," ujarnya, Rabu (14/8/2024).
2. Recovery kabel optik di jembatan untuk suplai tower

Sementara itu perwakilan Telkomsel, Bernard mengatakan, kondisi jembatan saat ini terputus, termasuk fiber optik telkom dan listrik. Semua tower di belakangnya mati dan tidak terisolasi.
"Telkomsel berkomitmen untuk percepatan recovery site demi layanan kepada pelanggan di area Purwa Agung dan sekitarnya. Tim saat ini sudah berada di lapangan. Tindakan yang akan dilakukan dengan recovery kabel optik di jembatan supaya 20 tower di Desa N3T bisa hidup," ungkapnya.
3. Masyarakat butuh perahu ketek penyeberangan

Sementara itu, Karang Taruna Lalan langsung berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa terkait percepatan pengadaan alat transportasi sementara.
"Lalu lintas sungai juga harus dipulihkan untuk mobilitas masyarakat, terutama anak sekolah. Sembari menunggu bantuan ponton dari perusahaan batubara (pelaku penabrakan), kita minta agar sementara ada ketek penyebrangan dulu," ujar Ketua Karang Taruna Lalan, M Faridhotul Aziz, Rabu (14/8/2024).
4. Petugas memasang rambu penanda di area sungai

Selain itu, pihaknya juga memasang rambu untuk menghindari terjadinya kecelakaan susulan akibat tabrakan puing-puing runtuhan jembatan yang masih berserakan di sungai.
"Pemasangan rambu-rambu sementara dengan alat seadanya menggunakan lampu mercusuar dan jerigen yang diikat menggunakan tali. Penanda tersebut dicat warna merah di tengah sungai karena masih ada tiang jembatan dan besi yang berserakan di jalur tersebut," kata Faridhotul.



















