Palembang, IDN Times - Distribusi minyak goreng yang terlambat membuat stok menipis bahkan mengalami kekosongan di sejumlah pasar tradisional, modern, maupun toko ritel.
Padahal menurut survei Dinas Perdagangan (Disdag) Palembang, kebutuhan minyak goreng minimal untuk satu keluarga mencapai 0,5 liter dalam sehari. Sedangkan distribusi rata-rata minyak per minggu tak sampai 2.000 liter.
"Wajar saja jika saat minyak mahal dan langka, menjadi persoalan besar di tengah masyarakat," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Palembang, Ratu Dewa, Jumat (25/2/2022).
