Jemaah haji embarkasi Padang saat berangkat menuju tanah suci (Foto: Kemenag Sumbar)
Wasik menceritakan, jemaah kloter 3 dijemput ke hotel, Sabtu (14/6) pukul 19.30 waktu Arab Saudi dan mulai memasuki bus, termasuk almarhum Isarno. Tidak ada keluhan dari almarhum, sampai di Ruang Tunggu Bandara Jeddah, almarhum juga duduk bersama jemaah lain.u
"Jemaah mulai boarding pada pukul 03.30 waktu Arab Saudi dan take off pukul 15.10 waktu Arab Saudi. Setelah kurang lebih satu jam, salah seorang jemaah menginformasikan untuk memeriksa almarhum Isarno. Kondisinya sudah terbaring di kursi belakang," ujarnya.
Tim kesehatan kloter langsung memeriksa almarhum, saat dibaringkan almarhum sudah tidak bernafas. Dinyatakan meninggal pada pukul 06.10 waktu Arab Saudi dengan diagnosa acute miocard infark (kondisi henti jantung) dikarenakan penyumbatan pembuluh darah coroner.
"Dalam status kesehatan haji, jemaah termasuk risti (risiko tinggi) sedang dengan diagnosis dislipedimia dan hipertensi dengan rutin meminum obat. Almarhum berangkat haji sendiri tanpa pendampingan," katanya.