Warga Pagaralam Diminta Siaga Datangnya Bencana Longsor

Pagaralam, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pagaralam meminta warganya siaga menghadapi longsor yang diperkirakan terjadi di tiga daerah. Pihaknya memetakan tiga wilayah itu berstatus waspada bencana, pasca diguyur hujan dalam beberapa hari terakhir.
Daerah berstatus waspada bencana longsor meliputi kawasan Tebing Endikat di Kelurahan Atung Bungsu, Lematang, dan kawasan kaki Gunung Dempo yang meliputi daerah Antan Delapan, Kelurahan Dempo Makmur, Kecamatan Pagaralam Utara.
"Masyarakat setempat kami imbau bersiap dengan kondisi waspada bencana longsor di beberapa daerah tersebut," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPBD Pagaralam, Herdensi, Minggu (31/10/2021).
1. Beberapa wilayah perkebunan juga dikhawatirkan terjadi longsor

Wilayah paling sering mengalami bencana longsor berada di Kawasan Endikat yang menjadi jalan utama penghubung Lahat-Pagaralam. Lalu wilayah di sekitaran Lematang dan Antan Delapan, salah satu kawasan objek wisata yang juga perlu diwaspadai.
"Selain itu ada beberapa wilayah dijadikan perkebunan oleh warga setempat yang berada di ketinggian rawan terjadi longsor," katanya.
2. Rawan longsor di Pagaralam terjadi pada kecuraman wilayah hingga 45 derajat

Herdensi melanjutkan, wilayah tersebut memiliki kecuraman lebih dari 45 derajat dengan material tanah lunak dan bebatuan tua, sehingga potensi pergeseran tanah bisa mengakibatkan longsor.
Kendati demikian, kewaspadaan masyarakat tidak terbatas hanya saat berada di sana. Warga di setiap daerah di Pagaralam juga harus siaga mewaspadai bencana setelah melihat cuaca yang cenderung belakangan.
"Tapi tetap yang kerawanannya tinggi di tiga daerah itu," timpal dia.
3. Masyarakat segera lapor ke posko jika mendeteksi bencana

Ia meminta masyarakat dapat mendeteksi bencana longsor dengan beberapa ciri. Misalnya, ada retakan tanah yang diiringi dengan rembesan air ditambah suara gemuruh angin. Jika warga mengalami ciri tersebut, ia mengimbau meninggalkan kawasan sekitar.
"Itu ciri kebanyakan sebelum longsor terjadi. Bila di posisi seperti itu, segera melapor ke posko petugas kesiapsiagaan," tandasnya.



















