10 Wilayah Bergambut di Sumsel Diminta Waspada Potensi Karhutla

- BPBD Sumsel mengingatkan sepuluh wilayah bergambut untuk waspada potensi karhutla akibat dampak El Nino, termasuk OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, dan beberapa daerah lainnya.
- Pemerintah menyiapkan delapan langkah strategis lintas instansi seperti patroli darat-udara, penambahan sumber air, serta koordinasi dan sosialisasi guna mencegah kebakaran lahan.
- Kabupaten dan kota diminta menetapkan status siaga lebih dini serta melibatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar demi menekan risiko karhutla.
Palembang, IDN Times - Kabid Penanganan Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, Sudirman meminta kepada kabupaten dan kota untuk waspada mengenai potensi kekeringan di wilayah gambut. Sejumlah kawasan masuk dalam skala prioritas penanganan bencana karena berpotensi mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disebabkan oleh El Nino.
"Wilayah prioritas adalah daerah dengan lahan gambut seperti OKI, Ogan Ilir, Banyuasin, Muara Enim, Musi Banyuasin, Penukal Abab Lematang Ilir, Muratara, Mura, OKU Timur dan OKU," ungkap Sudirman, Sabtu (4/4/2026).
1. Ada delapan langkah strategis tangani karhutla

Sudirman mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan delapan langkah strategis untuk pencegahan kebakaran lahan. Langkah tersebut akan dilakukan secara terintegrasi lintas instansi.
"Mulai dari pencegahan dengan memperkuat koordinasi antar instansi, sosialisasi, patroli darat, dan udara, penambahan sumber air, penempatan personel siaga, penetapan status darurat lebih dini, serta mendorong peran aktf masyarakat dan sinergi pemda," jelasnya.
2. Daerah diharap terbitkan status siaga karhutla lebih dini

Langkah kesiapsiagaan sejak dini menjadi kunci utama untuk menekan potensi karhutla. Pihaknya meyakini, langkah cepat penanganan karhutla dapat menjadi cara menekan agar karhutla tidak meluas seperti tahun sebelumnya.
"Kabupaten dan kota kami harap segera menetapkan status siaga darurat agar seluruh sumber daya dapat segera digerakan saat kebakaran terdeteksi," jelasnya.
3. Masyarakat diminta tak buka lahan dengan cara dibakar

BPBD juga berharap ada keterlibatan masyarakat dalam penanganan karhutla. Masyarakat diminta untuk mencegah praktik pembakaran lahan, terutama saat kekeringan terjadi.
"Harapannya daerah bisa lebih cepat menetapkan status siaga sehingga penanganan dapat lebih optimal. Masyarakat juga diminta berperan aktif agar karhutla tidak meluas," jelasnya.



















