Musi Banyuasin, IDN Times - Para pedagang di Pasar Randik Sekayu, yang merupakan pasar tradisional sekaligus pusat grosir terbesar di Musi Banyuasin (Muba) mulai mengeluhkan harga modal yang kian melejit dalam sebulan terakhir. Salah satunya adalah pengrajin tahu-tempe yang selama ini bergantung pada bahan baku kedelai.
Kenaikan harga kedelai membuat para pedagang harus putar otak menekan biaya produksi agar barang tetap laku. Belum lagi harga plastik yang ikut naik drastis dari biasanya. Alhasil, demi mempertahankan harga jual kepada konsumen, ukuran tahu tempe dibuat mengecil.
