Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Balai Karantina Sumsel Kejar Target Bebas Rabies 2030

Kota Palembang
2 min read
Balai Karantina Sumsel Kejar Target Bebas Rabies 2030
Vaksinasi rabies di Sumsel (Dok. Karantina Sumsel untuk IDN Times)
  • Karantina Sumsel menargetkan Palembang dan Sumatra Selatan mencapai nol kasus rabies paling lambat 2030 melalui vaksinasi serta pengendalian penyakit.

  • Pada 28–29 September 2026, sebanyak 96 hewan peliharaan menerima vaksin rabies gratis, terdiri dari 24 anjing dan 72 kucing.

  • Pencegahan rabies membutuhkan kolaborasi instansi, pemilik hewan, dan sosialisasi pemerintah daerah; Palembang disebut sudah cukup memenuhi persyaratan wilayah bebas rabies.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (Karantina) Sumatra Selatan mengejar target kondisi wilayah sekitar untuk dapat terbebas dari penyakit rabies. Target tersebut maksimal harus sudah nol kasus pada tahun 2030.

"Kami mendukung upaya mewujudkan Palembang dan Sumsel bebas rabies dengan langkah pemberian vaksinasi gratis terhadap hewan," ujar Kepala Balai Karantina Sumatera Selatan Sri Endah Ekandari dalam keterangan rilis yang diterima, Rabu (30/9/2026).

  1. 1. Total 96 hewan mendapatkan vaksinasi rabies di Palembang

    Kegiatan vaksinasi rabies gratis bagi hewan di Sumatera Selatan yang didokumentasikan Balai Karantina.
    Vaksinasi rabies gratis di Sumsel (Dok. Balai Karantina)

    Diketahui, tercatat 96 hewan peliharaan telah mendapatkan vaksinasi rabies gratis dalam kegiatan yang digelar Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sumsel pada 28 dan 29 September 2026.

    "Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dalam pencegahan dan pengendalian penyakit menular berbahaya," katanya.

    Berdasarkan data, terlapor ada 24 ekor anjing dan 72 ekor kucing yang mendapatkan vaksinasi gratis. Sebelumnya, Karantina Sumsel telah menyiapkan 200 dosis vaksin untuk diberikan kepada hewan peliharaan.

    "Kegiatan ini juga menjadi salah satu rangkaian Hari Karantina Indonesia ke-149 dan HUT ke-3 Badan Karantina Indonesia, sekaligus memperingati World Rabies Day," jelas dia.

  2. 2. Harapkan vaksinasi rabies berjalan lintas sektor

    Petugas melakukan kegiatan vaksinasi rabies pada hewan di Sumatera Selatan sebagai upaya pencegahan penyakit.
    Kegiatan Vaksinasi Rabies di Sumsel (Dok. Karantina Sumsel untuk IDN Times)

    Lebih lanjut, Endah menyampaikan bahwa upaya menekan rabies tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Keterlibatan masyarakat, terutama pemilik hewan peliharaan, menjadi penting untuk memastikan anjing dan kucing mendapatkan vaksinasi secara rutin.

    “Harapannya, Karantina Sumsel bisa terus berkolaborasi dengan instansi terkait dalam upaya pencegahan dan pengendalian rabies,” katanya.

  3. 3. Palembang diklaim penuhi syarat penetapan bebas rabies 2030

    Kegiatan vaksinasi rabies yang didokumentasikan Karantina Sumsel di Sumatera Selatan sebagai upaya pencegahan penyakit.
    Kegiatan Vaksinasi Rabies di Sumsel (Dok. Karantina Sumsel untuk IDN Times)

    Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel, Ruzuan Efendi, menambahkan bahwa dari kolaborasi lintas sektor yang digelar, diharapkan kesehatan hewan dan manusia di Sumsel berada dalam kondisi baik.

    “Kita menjaga kesehatan hewan dan juga manusia. Ini merupakan kolaborasi yang luar biasa,” ujar Ruzuan.

    Dia mengatakan, pemerintah daerah juga terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai penyebaran rabies, bahayanya, serta cara pencegahannya.

    "Upaya ini untuk mendukung target Sumsel bebas rabies pada 2030. Saat ini, Palembang sudah cukup memenuhi persyaratan terhadap wilayah bebas rabies," jelasnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More