Gubernur Sumsel Ikuti Keputusan Mendagri, WFH Ditetapkan Hari Jumat

- Gubernur Sumsel Herman Deru menetapkan kebijakan WFH setiap Jumat sesuai arahan Kemendagri untuk ASN dan PPPK di lingkungan Pemprov Sumsel.
- Kepala dinas dan kepala biro tetap wajib bekerja di kantor, sementara BKD mengatur pembagian staf agar kinerja tetap berjalan efektif.
- Herman Deru menegaskan WFH bukan hari libur dan pelayanan publik harus tetap optimal meski sebagian pegawai bekerja dari rumah.
Palembang, IDN Times - Gubernur Sumsel Herman Deru memuat keputusan untuk menerapkan Work From Home (WFH) di hari Jumat setiap pekannya. Keputusan tersebut diambil berdasarkan petunjuk teknis (Juknis) yang dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk diberlakukan oleh pemda di kabupaten, kota, dan provinsi.
"Pemprov Sumsel akan mematuhi perintah untuk melaksanakan sistem kerja WFH sebanyak satu hari dalam satu minggu, yakni pada hari Jumat, (1/4/2026).
1. Kepala dinas dan kepala biro tetap bekerja di hari jumat

Menurut Deru, kebijakan WFH tersebut hanya berlaku bagi ASN dan PPPK. Sedangkan untuk pejabat pimpinan tinggi (JPT) seperti kepala dinas dan kepala biro tetap wajib masuk dan bekerja di kantor.
Menurutnya, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumsel akan merinci pembagian staf untuk mendampingi pimpinan di kantor saat WFH dan WFA diberlakukan.
"WFH harus tetap menghasilkan produk kinerja yang nyata, bukan sekadar berdiam diri di rumah tanpa hasil kerja," jelasnya.
2. ASN dan PPPK jalani WFH diminta tetap bekerja

Deru mengingatkan pegawai untuk tidak menyalahgunakan kebijakan ini untuk bersantai. Mereka yang kedapatan jadwal untuk melaksanakan WFH harus tetap bekerja secara aktif tanpa menurunkan produktivitas.
"Penting untuk dipahami bahwa WFH bukan berarti libur," bebernya.
3. WFH diharap tak pengaruhi kualitas pelayanan

Deru mengungkap, bahwa layanan publik akan tetap berlangsung maksimal dengan menerapkan pengaturan sistem kerja yang disiplin, sehingga kualitas pelayanan tidak menurun pada hari tersebut.
"Tujuannya agar fungsi pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal meskipun sebagian pegawai bekerja dari luar kantor," ungkapnya.
















