Palembang, IDN Times - Pertumbuhan ekonomi syariah Indonesia termasuk di Sumatra Selatan, masih lebih rendah dibandingkan pergerakan bisnis konvensional. Padahal secara statistik, 87 persen penduduk Tanah Air adalah muslim. Melihat kondisi ini, Bank Indonesia berupaya mewujudkan tren ekonomi syariah lebih baik dan tumbuh positif.
Salah satu langkah awal dalam pengembangan ekonomi syariah lebih mendominasi di Sumsel dengan menggelar agenda khusus syariah yang melibatkan UMKM lokal. Harapannya, kegiatan tersebut bisa memperkuat ekonomi syariah didorong dengan implementasi regulasi Jaminan Produk Halal.
"Sertifikasi halal jadi nilai tambah meningkatkan daya saing produk lokal, terutama menjangkau pasar nasional dan global yang peduli terhadap produk halal," ujar Kepala Bank Indonesia Sumsel Bambang Pramono dalam bincang Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Sumsel lewat Fesyar Regional Sumatra 2026, Rabu (3/6/2026).
