SAGARI Pertamina Diganjar Penghargaan, Olah Limbah Mangga Hasilkan Rp234 Juta per Tahun

Program SAGARI Pertamina Patra Niaga di Desa Sliyeg Lor mengolah limbah mangga menjadi pupuk organik dan produk turunan untuk menjawab masalah limbah, produktivitas, serta anjloknya harga panen.
Program ini mengolah potensi limbah pertanian lebih dari 100 ton per tahun, memakai bioaktivator kulit mangga yang dilaporkan menekan emisi hingga 0,168 ton CO2eq.
SAGARI memberdayakan perempuan purna pekerja migran dan masyarakat rentan melalui pelatihan usaha, mencatat rata-rata pendapatan kelompok binaan Rp234 juta per tahun, serta meraih ESG Now Awards 2026.
Palembang, IDN Times – PT Pertamina Patra Niaga diganjar penghargaan kategori Social Innovation & Circular Economy Impact dalam ajang ESG Now Awards 2026 berkat program SAGARI (Sadar Lingkungan, Gerakan Aksi Reduce dan Inovasi). Program ini mengolah limbah mangga menjadi pupuk organik, mengurangi emisi hingga 0,168 ton CO2eq, serta mendorong rata-rata pendapatan kelompok binaan mencapai Rp234 juta per tahun.
Program SAGARI merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Energi Berdikari Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Balongan, Regional Jawa Bagian Barat, yang menyasar masyarakat Desa Sliyeg Lor, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Program ini dikembangkan untuk menjawab persoalan limbah sisa panen pertanian, penurunan produktivitas mangga, serta fluktuasi harga ketika panen raya. Melalui pemanfaatan potensi lokal, SAGARI berupaya menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
1. Olah lebih dari 100 ton limbah pertanian per tahun

PT Pertamina Patra Niaga diganjar penghargaan kategori Social Innovation & Circular Economy Impact dalam ajang ESG Now Awards 2026 berkat program SAGARI (Sadar Lingkungan, Gerakan Aksi Reduce dan Inovasi). (Dok.Pertamina Patra Niaga) Berdasarkan pemetaan program, limbah sisa panen pertanian di wilayah tersebut mencapai lebih dari 100 ton per tahun. Di sisi lain, harga mangga saat panen raya dapat turun hingga 90 persen, dari Rp25 ribu menjadi Rp2.500. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi petani dan masyarakat yang bergantung pada komoditas mangga. Limbah yang belum dikelola secara optimal juga berpotensi kehilangan nilai guna dan nilai ekonomi.
Melalui SAGARI, limbah sisa panen mangga diolah menjadi pupuk organik berbasis bioaktivator. Pemanfaatan bioaktivator dari kulit mangga disebut mampu mengurangi emisi hingga 0,168 ton CO2eq. Selain itu, sebagian hasil panen mangga diolah menjadi produk turunan bernilai tambah. Upaya tersebut menjadi bagian dari penerapan ekonomi sirkular, yaitu memanfaatkan kembali bahan yang sebelumnya menjadi limbah agar memiliki nilai guna dan manfaat ekonomi.
2. Dorong ekonomi masyarakat dan buka lapangan kerja

PT Pertamina Patra Niaga diganjar penghargaan kategori Social Innovation & Circular Economy Impact dalam ajang ESG Now Awards 2026 berkat program SAGARI (Sadar Lingkungan, Gerakan Aksi Reduce dan Inovasi). (Dok.Pertamina Patra Niaga) SAGARI juga menyasar pemberdayaan kelompok perempuan purna pekerja migran dan masyarakat rentan. Mereka mendapatkan pelatihan, pendampingan, serta dukungan untuk mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Rata-rata pendapatan kelompok binaan tercatat mencapai Rp234 juta per tahun. Program ini juga membuka peluang kerja baru melalui pengolahan limbah mangga menjadi produk yang bermanfaat.
Area Manager Communication, Relations dan CSR Regional Jawa Bagian Barat, Reno Fri Daryanto, mengatakan SAGARI dikembangkan berdasarkan persoalan yang ditemukan di sekitar wilayah operasional Integrated Terminal Balongan.
“Program ini berangkat dari dua potensi isu di sekitar Integrated Terminal Balongan, yaitu kebutuhan lapangan pekerjaan bagi masyarakat purna pekerja migran serta melimpahnya limbah hasil panen mangga. Setelah program ini berjalan, limbah tersebut terbukti dapat diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat, salah satunya pupuk menggunakan bioaktivator, sekaligus membuka lapangan pekerjaan baru,” jelas Reno.
Dalam pelaksanaannya, SAGARI memiliki tiga subprogram. Griya Mangga berfokus pada penguatan budidaya ramah lingkungan, Griya Kreasi mengembangkan inovasi dan sarana budidaya, sedangkan Griya Rasa meningkatkan nilai tambah mangga melalui produk olahan. Reno menambahkan, Pertamina Patra Niaga akan terus mendukung program TJSL di sekitar wilayah operasional perusahaan.
3. Raih penghargaan atas inovasi sosial dan ekonomi sirkular

PT Pertamina Patra Niaga diganjar penghargaan kategori Social Innovation & Circular Economy Impact dalam ajang ESG Now Awards 2026 berkat program SAGARI (Sadar Lingkungan, Gerakan Aksi Reduce dan Inovasi). (Dok.Pertamina Patra Niaga) VP Community Involvement & Development Pertamina Patra Niaga, Dian Hapsari Firasati, mengapresiasi penghargaan yang diberikan Republika. Menurutnya, capaian tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk melanjutkan program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
“Penghargaan ini menjadi motivasi dan penyemangat bagi kami untuk terus berkomitmen melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Dalam pelaksanaannya, kami juga mengedepankan prinsip-prinsip ESG, inovasi sosial, serta dampak ekonomi sirkular. Kami berharap upaya ini dapat turut berkontribusi dalam mendukung pencapaian Indonesia Emas,” ucap Dian.
Program SAGARI juga mendukung lima Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yakni SDG 1 tentang tanpa kemiskinan, SDG 5 tentang kesetaraan gender, SDG 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, SDG 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta SDG 13 tentang penanganan perubahan iklim.
Melalui penghargaan ESG Now Awards 2026, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan upaya pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.






















![[BREAKING] Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Sumsel Buntut Kabut Asap Tak Kunjung Usai](https://image.idntimes.com/post/20261021/img_6787_54aa73ee-53d6-427d-bbfe-d470991d2ceb_watermarked_idntimes-1.jpeg)
