Revitalisasi Pasar 16 Ilir, Skema Biaya Kios Terbagi 3 Kelas

- Skema pembayaran kios dengan harga variatif disepakati bersama Pemkot Palembang untuk diketahui para pedagang pasar di 16 Ilir.
- Pedagang bisa membayar uang muka hanya dengan 20 persen dan boleh dicicil selama setahun atau 12 bulan.
- Harga khusus pedagang sudah didata, totalnya ada sekitar 200 pedagang, jika nanti jumlah kios diluar untuk pedagang akan diterapkan harga sesuai KJPP.
Palembang, IDN Times - Revitalisasi Pasar 16 Ilir terus dikejar Pemerintah Kota (Pemkot), Perumda Pasar Palembang Jaya dan PT Bima Citra Realty (BCR) sebagai pihak ketiga pengelola pasar. Namun dalam tahapan revitalisasi, pengelola pasar mengalami problem terkait pro kontra harga sewa kios sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) untuk 25 tahun yang disebut pedagang terlalu mahal.
"Soal harga yang juga menjadi isu dan banyak diangkat karena memberatkan, kita buat skema pembayaran kios dengan harga terbagi tiga golongan, tiga kelas sesuai ukuran dan kemampuan masyarakat," ujar Dirut PT BCR, Satria Arif Rahmat saat presscon di Hotel Ibis, Jumat (30/8/2024).
1. Tiga kelas skema biaya sewa kios Pasar 16 Ilir Palembang ada harga subsidi

Skema pembayaran kios dengan harga variatif tersebut telah disepakati bersama Pemkot Palembang untuk diketahui para pedagang pasar di 16 Ilir. Tahapan sewa kios bisa membayar uang muka hanya dengan 20 persen dan boleh dicicil selama setahun atau 12 bulan dan pelunasan pembayaran kios dengan fasilitas kredit perbankan.
Khusus pedagang, pertama golongan subsidi mereka yang punya satu (kategori tidak begitu mampu) kios dengan harga Rp180 juta, golongan tengah yang punya lebih dari 2 kios dengan harga Rp240 juta sampai Rp270 juta, dan golongan atas Rp300 juta sampai Rp337,5 juta.
2. Harga khusus pedagang kios Pasar 16 Ilir Palembang sudah terdata

Satria menyebut, ketetapan harga itu sudah berdasarkan perhitungan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dan alternatif subsidi bagi pedagang yang telah diputuskan Penjabat Wali Kota (Pj Wako) Palembang Ucok Abdulrauf Damenta bertujuan agar pedagang tak terbebani dengan biaya sewa.
"Harga khusus pedagang ini juga sudah didata, dimana totalnya ada sekitar 200 pedagang, jika nanti jumlah kios diluar untuk pedagang akan diterapkan harga sesuai KJPP," katanya.
3. Pastikan revitalisasi Pasar 16 Ilir Palembang tak mangkrak seperti Pasar Cinde

Satria menegaskan, persoalan revitalisasi Pasar 16 Ilir Palembang tidak akan mengalami hambatan seperti proses mangkrak pembangunan di pasar tradisional lain, Pasar Cinde. Satria menjamin revitalisasi Pasar 16 berbeda skema dab proyek.
"Dari caranya (revitalisasi) saja sudah berbeda. Pasar 16 ini kita revitalisasi, gedung tidak kita robohkan. Yang ada kita perbaiki, fasilitasnya diperbagus," timpal dia.
Sebelumnya Pemkot dan PT BCR menarget revitalisasi Pasar 16 Ilir Palembang selesai menyeluruh di 2025 dengan harapan perubahan model pasar modern menjadi The Heritage 16 Ilir. Bangunan pasar diusung konsep entertainment dengan kehadiran tempat hiburan dan kafe.




















