Respons Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie Soal Anggaran Meja Biliar

- Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie menegaskan rencana pengadaan dua meja biliar di rumah dinas pimpinan masih tahap pembahasan dan belum ada pembelian.
- Ia menyampaikan apresiasi atas kritik publik serta membuka kemungkinan peninjauan ulang atau pembatalan jika dianggap tidak mendesak atau kurang bermanfaat.
- Data SIRUP LKPP menunjukkan alokasi anggaran total Rp486 juta untuk dua meja biliar, yang saat ini baru tercatat dalam e-katalog tanpa realisasi pembelian.
Palembang, IDN Times - Ketua DPRD Sumatra Selatan, Andie Dinialdie, merespons soal anggaran pengadaan dua meja biliar di rumah dinas bagi pimpinan. Ia menegaskan rencana tersebut masih dalam pembahasan dan belum ada pembelian.
"Tadi saya sudah menghubungi Sekretaris Dewan untuk mengklarifikasi dana pengadaan barang, untuk diketahui bersama, semua itu masih tahap perencanaan, belum ada pembelian," ujarnya, Minggu (8/3/2026).
1. Anggaran meja biliar dapat dibatalkan

Andi menyampaikan, dari informasi yang beredar, dirinya juga mengucapkan terima kasih atas masukan dan saran dari rekan-rekan media terkait pengadaan meja biliar di Rumah Dinas Pimpinan DPRD Sumsel.
"Jika dinilai tidak mendesak atau tidak memberikan manfaat signifikan, pengadaan dapat ditinjau ulang bahkan dibatalkan," kata dia.
2. DPRD Sumsel akan evaluasi anggaran yang lebih prioritas

Dia pun memahami perhatian masyarakat terhadap penggunaan anggaran daerah. Karena itu, setiap rencana pengadaan akan dievaluasi lebih baik dengan mempertimbangkan prinsip efisiensi.
"Termasuk melihat prioritas kebutuhan," kata dia.
3. Pengadaan anggara meja biliar sebesar Rp486 juta

Sebelumnya, diketahui dalam data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) dari Sekretariat DPRD Sumsel per 7 Maret 2026 terlampir alokasi rencana pengadaan meja biliar yang diperuntukkan kepada Ketua DPRD Sumsel sebesar Rp151 juta dan Wakil Ketua III DPRD Sumsel Ilyas Panji Alam sebesar Rp335,9 juta.
Kepala Bagian Humas DPRD Sumsel, Hadiyanto, juga membenarkan adanya rencana pengeluaran anggaran dengan total Rp486 juta.
"Untuk kegiatan (pengadaan anggaran meja biliar) tersebut baru masuk di e-katalog LKPP," jelasnya.


















