ilustrasi umrah (pexels.com/Mutahir Jamil)
Kepala Kemenhaj Kota Lubuk Linggau, Mahmudan, mengatakan para jemaah ini telah berada di Arab Saudi sejak beberapa pekan lalu.
"Ada 42 orang jemaah umrah asal Kota Lubuk Linggau masih berada di Tanah Suci. Mereka sudah berangkat ke sana dengan waktu keberangkatan yang berbeda-beda. Ada yang baru berangkat tanggal 20 kemarin, ada juga yang tanggal 21 dan tanggal 23 Februari," ujarnya.
Mahmudan menambahkan, sebagian dari jemaah tersebut seharusnya sudah kembali, namun jadwalnya terpaksa ditunda akibat dampak dari konflik tersebut. Sementara itu, sebagian lainnya memang belum memasuki jadwal kepulangan.
"Menindaklanjuti situasi ini, kami berencana untuk mengumpulkan seluruh agen travel umrah di Lubuk Linggau. Tujuannya untuk menyampaikan imbauan serta surat edaran terkait penundaan keberangkatan jemaah umrah hingga situasi dinilai aman dan kondusif," jelasnya.