Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Soroti 1.926,2 Ha Lahan Terbakar, Prabowo Sebut Karhutla di Sumsel Terkendali
Kabut asap di kawasan Keramasan, akses menuju Tol Palembang-Indralaya. (IDN Times/Rangga Erfizal)
  • Presiden Prabowo meminta 1.926,2 hektare lahan mineral dan gambut yang terbakar di Sumsel sepanjang Januari-Juli segera dipadamkan, dengan peluang tambahan bantuan pusat.
  • Prabowo menilai karhutla di Sumsel masih terkendali, tetapi wilayah yang sulit air akan mendapat penanganan khusus melalui pengeboran dan pengiriman bantuan.
  • Polda Sumsel diminta menindak tegas pembakar lahan; polisi menemukan motif pembukaan lahan serta dugaan pembakaran kebun tebu menjelang panen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto meminta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan (Sumsel) segera dipadamkan. Berdasarkan hasil analisis citra satelit, luas lahan mineral dan gambut yang terbakar di Sumsel sepanjang Januari hingga Juli mencapai 1.926,2 hektare.

Prabowo menegaskan penanganan karhutla harus dilakukan sesegera mungkin. Pemerintah pusat juga siap mengupayakan tambahan bantuan apabila diperlukan untuk mempercepat pemadaman.

“Saya tekankan untuk kebakaran lahan 1.926,2 hektare ini segera dipadamkan. Kalau perlu tambahan (bantuan) dari atas kita usahakan sesegera mungkin,” ungkap Prabowo dalam Rapat Penanganan Karhutla di Palembang, Senin (24/8/2026).

1. Nilai karhutla Sumsel terkendali

Gubernur Sumsel Herman Deru menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto (IDN Times/Rangga Erfizal)

Menurut Prabowo, kondisi karhutla di Sumsel masih dalam keadaan terkendali. Namun, sejumlah wilayah yang mengalami kesulitan mendapatkan sumber air membutuhkan penanganan khusus.

“Sumsel saya rasa dalam keadaan terkendali. Yang sulit, air akan dibor, yang akan dikirim dalam waktu dekat,” jelasnya.

2. Minta tindak tegas pembakar lahan

Gubernur Sumsel Herman Deru menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto (IDN Times/Rangga Erfizal)

Selain mempercepat pemadaman, penanganan karhutla juga dilakukan melalui penegakan hukum terhadap pihak yang diduga sengaja membakar lahan. Prabowo meminta Polda Sumsel untuk menindak tegas pelaku pembakaran lahan yang dilakukan dengan sengaja.

“Tindak tegas pembakar lahan,” jelasnya.

3. Buka lahan dengan sengaja dilakukan masyarakat

Wilayah kebakaran di Musi Banyuasin (Dok: Kemenhut)

Senada, Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan polisi menemukan sejumlah motif dalam kasus pembakaran lahan yang ditangani. Salah satunya, pelaku sengaja membakar karena menganggap cara tersebut lebih mudah untuk membuka lahan.

Polisi juga menemukan dugaan pembakaran pada perkebunan tebu menjelang masa panen. Pembakaran tersebut dilakukan karena adanya anggapan bahwa cara itu dapat membuat hasil tebu lebih manis.

“Dari tersangka pembakar lahan, kami menemukan motivasi karena membuka lahan dengan cara dibakar memudahkan membuka lahan. Ada anomali membakar lahan perkebunan tebu apabila mau dipanen, kalau dibakar lebih manis,” ujar Sandi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article