Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Dorong Inovasi Ubi Bombing untuk Padamkan Karhutla
Presiden Prabowo Subianto rapat penanggulangan karhutla di Sumatra Selatan (Youtube.com/Sekretariat Presidn)
  • Presiden Prabowo mendorong pengembangan bahan pemadam karhutla dari tepung ubi atau singkong, yang dinilai berpotensi memisahkan unsur pembakaran dan memadamkan api tahap awal.
  • Lahan mineral dan gambut terbakar di Sumatra Selatan mencapai 1.926,2 hektare sepanjang Januari-Juli 2026; Prabowo meminta kendala dievaluasi serta kebutuhan bantuan pusat segera diajukan.
  • BNPB dan BRIN diminta mengkaji bahan kimia alternatif untuk pemadaman, sementara TNI akan menguji Tim Alpha guna mengoptimalkan teknologi dan metode penanganan karhutla.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Palembang, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto mendorong jajaran pemerintah untuk melakukan terobosan baru dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Salah satu yang diutarakan Prabowo, adalah mengembangkan bahan pemadam alternatif berbahan baku ubi dan singkong.

Hal ini disampaikan Prabowo saat memimpin rapat penanganan karhutla di Posko Utama Satuan Tugas Karhutla Sumatra Selatan (Sumsel), Palembang, Senin, (24/8/2026).

Berdasarkan hasil analisis citra satelit, luas lahan mineral dan gambut yang terbakar di Sumsel sepanjang Januari hingga Juli mencapai 1.926,2 hektare. Prabowo meminta jajaran terkait mengevaluasi kendala di lapangan dan segera mengajukan kebutuhan tambahan apabila memerlukan dukungan dari pemerintah pusat.

"Kalau begitu, saya tekankan, usahakan yang sekarang ini 1.900 hektare ini bisa segera dipadamkan. Apa saja nanti kendala yang kalian hadapi di lapangan, Anda evaluasi dan kalau perlu tambahan bantuan dari atas, ya kita akan usahakan segera mungkin," ujar Prabowo, dikutip dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden.

1. Ada inovasi bahan pemadam dari tepung ubi

Gubernur Sumsel Herman Deru menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto (IDN Times/Rangga Erfizal)

Dalam kesempatan itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan adanya inovasi bahan pemadam berbahan baku tepung ubi atau singkong. Bahan tersebut dinilai berpotensi mencegah penyebaran api dengan memisahkan unsur-unsur yang mendukung proses pembakaran, sekaligus dapat digunakan untuk memadamkan api pada tahap awal.

Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, melaporkan bahwa inovasi itu sudah dipaparkan kepada jajaran terkait dan disampaikan kepada BNPB. Meski kapasitas produksinya masih terbatas, bahan tersebut dinilai efektif dan berpotensi dikembangkan dalam skala lebih besar.

Menanggapi laporan itu, Presiden Prabowo meminta agar inovasi berbahan baku ubi atau singkong tersebut segera dikembangkan dan diuji coba dalam skala lebih besar. Ia juga meminta agar kebutuhan anggaran produksinya segera diajukan agar pemerintah bisa mendukung proses riset, produksi, dan pengujian efektivitasnya.

"Menarik sekali. Bahan bakunya dari ubi, dari singkong. Coba diproduksi dalam skala besar. Ajukan biaya untuk produksinya. Kita usahakan semua upaya. Berarti yang kita waterbomb bukan waterbomb, ubi bombing. Ubi bombing," ucap Presiden Prabowo.

2. BNPB dan BRIN diminta kaji bahan kimia alternatif

Gubernur Sumsel Herman Deru menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto (IDN Times/Rangga Erfizal)

Prabowo meminta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengkaji kemungkinan penggunaan bahan kimia atau material tertentu yang bisa digunakan untuk memadamkan sekaligus mencegah penyebaran api secara lebih efektif.

Menurut dia, inovasi tersebut dapat digunakan oleh tim pemadam di lapangan dalam bentuk tabung semprot maupun metode lain yang lebih praktis.

"Seperti alat pemadam kebakaran, ya, yang kita bayangkan, itu kan yang keluar kan zat kimia. Benar nggak? Ya, coba dicek ya. Mungkin BRIN, coba dicek BRIN ya. BRIN, apakah bisa produksi atau kita sourcing. Kan dijual untuk alat-alat, ya, isinya. Kita mau isinya, cari sourcing dari mana sehingga mungkin lebih efektif untuk tim-tim yang terjun. Dia sudah bawa tabung-tabung itu. Mungkin lebih cepat," kata Presiden Prabowo.

3. TNI diminta uji coba Tim Alpha

Presiden Prabowo Subianto rapat penanggulangan karhutla di Sumatra Selatan (Youtube.com/Sekretariat Presidn)

Selain mendorong pengembangan bahan pemadam alternatif, Presiden Prabowo juga meminta Panglima TNI menguji coba kemampuan Tim Alpha dalam mendukung penanganan karhutla di Sumatra Selatan.

Presiden menegaskan seluruh sumber daya, teknologi, dan inovasi yang tersedia harus dimanfaatkan secara optimal, dan berbagai metode penanganan akan terus dievaluasi agar pemadaman dapat dilakukan secara cepat, efektif, dan menyeluruh.

Curated For You

Editorial Team

Related Article