Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penyebab Kecelakaan ALS: Bus Diduga Melaju Kencang Sebelum Tabrak Tangki
Kondisi bus ALS terbakar di Muratara. (Dok. IDN Times)
  • Polisi menduga sopir bus ALS melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak truk tangki BBM di Muratara, berdasarkan hasil analisa tim Traffic Accident Analysis (TAA).
  • Penyidik menemukan beberapa lubang kecil di jalan lokasi kejadian dan masih menelusuri apakah faktor tersebut atau kecepatan tinggi yang menjadi penyebab utama kecelakaan.
  • Sopir bus ALS berpotensi jadi tersangka, sementara polisi terus memeriksa saksi, kondisi kendaraan, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain termasuk perusahaan ALS.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kecelakaan antara bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki BBM di Kabupaten Musi Rawas Utara diduga terjadi akibat bus melaju dengan kecepatan tinggi sebelum insiden.
  • Who?
    Sopir bus ALS yang belum disebutkan identitasnya diduga menjadi penyebab kecelakaan. Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Maesa Soegriwo memimpin penyidikan bersama tim Traffic Accident Analysis (TAA).
  • Where?
    Kecelakaan terjadi di wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan, pada ruas jalan yang memiliki beberapa lubang kecil di badan jalan.
  • When?
    Penyidikan kasus ini disampaikan pada Jumat, 15 Mei 2026. Tim kepolisian dijadwalkan kembali ke lokasi untuk gelar perkara pada hari berikutnya.
  • Why?
    Dugaan awal menunjukkan sopir bus menghindari lubang di jalan sehingga kehilangan kendali. Faktor kecepatan tinggi juga sedang dikaji sebagai kemungkinan penyebab utama kecelakaan.
  • How?
    Penyidik melakukan pemeriksaan laboratoris di lokasi, meminta keterangan saksi termasuk kernet bus, serta menganalisis kondisi teknis kendaraan dan posisi gigi transmisi saat kejadian berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada bus ALS tabrakan sama truk tangki di Muratara. Polisi bilang sopir bus mungkin jalan terlalu cepat. Katanya sopir coba hindari lubang kecil di jalan terus busnya oleng. Polisi sudah periksa tempatnya dan tanya orang-orang yang selamat. Sekarang polisi masih cari tahu siapa yang salah dan kenapa bisa terjadi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penanganan kecelakaan di Muratara menunjukkan keseriusan aparat dalam mencari kebenaran secara ilmiah dan menyeluruh. Dengan melibatkan tim Traffic Accident Analysis, pemeriksaan laboratoris, serta keterangan saksi dan ahli, proses ini mencerminkan komitmen polisi terhadap transparansi dan akurasi penyelidikan agar setiap faktor penyebab dapat diungkap dengan adil dan objektif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, mengatakan kecelakaan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dengan truk tangki BBM di Muratara terjadi karena dugaan sopir bus melaju kencang sebelum insiden terjadi.

Dia menyampaikan hasil analisis tersebut berdasarkan penyidikan tim Traffic Accident Analysis (TAA) yang turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan secara laboratoris dan memastikan penyebab utama kecelakaan.

“Besok tim kami datang lagi ke sana untuk gelar perkara. Penanganan kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan," ujarnya, Jumat (15/5/2026).

1. Sebut lubang di lokasi kejadian selebar 5 sentimeter

Penampakan bus ALS usai tabrakan hebat di Sumsel (dok. IDN Times)

Lebih lanjut, Maesa menyebut penyidik masih mendalami sejumlah kemungkinan penyebab kecelakaan, termasuk dugaan sopir bus menghindari lubang di badan jalan hingga akhirnya kehilangan kendali.

Ia mengungkapkan, hasil pengecekan di lokasi menemukan beberapa lubang di ruas jalan dengan ukuran relatif kecil.

“Saya ke sana langsung. Lubangnya cuma sekitar dua sentimeter kedalaman; lebarnya bervariasi, ada empat sampai lima sentimeter. Kurang lebih lima meter ada lubang lagi,” kata dia.

2. Dugaan bus ALS melaju dalam kecepatan tinggi di jalan lurus

Kecelakaan bus ALS di Sumatra Selatan (dok. IDN Times)

Maesa menilai, kondisi lubang masih perlu dikaji mendetail, untuk melihat apakah cukup menjadi penyebab utama kecelakaan atau ada faktor lain seperti kecepatan bus ALS ketika melintas di lokasi kejadian.

“Logika saja, kalau lubang besar mungkin bisa jadi faktor utama. Tapi kalau dua sentimeter, motor bisa lewat. Bisa juga karena kecepatan, karena jalan panjang dan lurus,” jelas dia.

3. Polisi masih melakukan pemeriksaan saksi secara mendalam

Kondisi bus ALS terbakar di Muratara. (Dok. IDN Times)

Saat ini, kata Maesa, penyidik telah meminta keterangan sejumlah saksi selamat, termasuk kernet bus bernama Fadli yang menyebut bus sempat menghindari lubang sebelum kecelakaan.

“Tapi ini masih perlu diperkuat dengan keterangan saksi lain dan tim ahli,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, polisi juga mendalami kondisi teknis kendaraan. Berdasarkan penyelidikan, perseneling bus ALS di posisi gigi lima saat kejadian berlangsung.

“Kalau dari keterangan, terakhir bus gigi lima berarti kecepatannya tinggi. Tapi ini harus dibuktikan lewat pemeriksaan ahli,” kata dia.

4. Polisi dalam pengembangan penentuan tersangka

Kondisi bus ALS terbakar di Muratara. (Dok. IDN Times)

Maesa menegaskan, sopir bus ALS berpotensi menjadi tersangka dalam perkara tersebut. Namun, penyidik masih membuka kemungkinan adanya pihak lain yang ikut bertanggung jawab.

“Terduga tersangka mengarah ke sopir bus. Tapi nanti kami lihat lagi hasil rekomendasi ahli dan pemeriksaan lainnya. Kalau ada pihak lain, termasuk dari perusahaan ALS, tentu akan kami kembangkan," jelasnya.

Editorial Team