Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemprov Sumsel Tunggu Status Bupati Muara Enim untuk Tunjuk Plt
Gubernur Sumsel Herman Deru (IDN Times/Feny Maulia Agustin)
  • Gubernur Sumsel Herman Deru menunggu status resmi dari KPK sebelum mengusulkan penonaktifan Bupati Muara Enim Edison pasca OTT dan menunjuk pelaksana tugas untuk menjaga jalannya pemerintahan.
  • Wakil Bupati Muara Enim, Sumarni, disiapkan menjadi Plt sesuai aturan yang berlaku agar roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan tanpa hambatan di tengah kasus hukum yang terjadi.
  • Herman Deru menegaskan OTT merupakan tanggung jawab pribadi pejabat terkait serta mengingatkan seluruh kepala daerah agar tidak melanggar hukum karena setiap pelanggaran akan berujung pada sanksi tegas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Gubernur Sumsel Herman Deru mengusulkan Bupati Muara Enim 2025-2030 Edison dinonaktifkan pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK. Penonaktifan tersebut dilakukan sekaligus menunjuk pelaksana tugas (Plt) guna memastikan roda pemerintahan tetap berputar.

"Setelah ada pemberitahuan resmi dari KPK mengenai statusnya, kita usulkan penonaktifan Edison sebagai Bupati Muara Enim," jelas Deru, Selasa (9/6/2026).

1. Wabup Muara Enim akan ditunjuk jadi Plt

Ilustrasi OTT KPK. (IDN Times)

Deru menyebut, telah menyiapkan langkah lanjutan dengan berkoordinasi bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait posisi kepala daerah. Sesuai ketentuan perundang-undangan, jabatan Plt Bupati Muara Enim akan dijalankan oleh Wakil Bupati Muara Enim, Sumarni.

"Sesuai aturan, pelaksana tugasnya adalah wakil bupati, sedang kita siapkan," kata Deru.

2. OTT tidak jadi tolak ukur kesalahan sistem

Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)

Ia menegaskan, OTT yang terjadi dalam beberapa periode kepemimpinan kepala daerah merupakan persoalan individu dan menjadi tanggung jawab pribadi pihak yang terlibat. Menurutnya, kasus tersebut tidak bisa dijadikan tolok ukur bahwa sistem pemerintahan di daerah berjalan buruk secara keseluruhan.

'Itu masalah personal. Lepas dari itu yang terpenting sekarang roda pemerintahan di Muara Enim tetap berjalan, pembangunan dan pelayanan masyarakat tidak terganggu," kata Deru.

3. Ingatkan kepala daerah untuk tidak langgar aturan

Ilustrasi hukum (freepik.com)

Deru kembali mengingatkan seluruh kepala daerah dan penyelenggara negara agar menghindari segala bentuk tindakan melawan hukum. Menurutnya, sekecil apa pun keuntungan yang diperoleh dengan cara menyalahi aturan tetap akan berujung pada sanksi tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi seluruh aparat penyelenggara negara, bukan hanya kepala daerah," ungkap Deru.

Editorial Team

Related Article