Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ditolak Ngamen, 2 Pemuda Serang Bus ALS Dengan Obeng dan Gunting
Video aksi penyerangan Bus ALS di Lubuk Linggau yang viral di media sosial. (Dok. IDN Times)
  • Kedua pelaku merupakan pengamen dan memang sering masuk ke dalam bus yang melintas

  • Penyerangan bermula saat di SPBU Megang, keduanya hendak masuk dan mengamen di dalam bus namun dilarang kernet

  • Bus yang menjadi sasaran aksi kedua pelaku merupakan kendaraan yang melintas dan kemungkinan sudah jauh meninggalkan Kota Lubuk Linggau

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lubuk Linggau, IDN Times - Video aksi penyerangan di bus Antar Lintas Sumatra (ALS) oleh dua orang pria viral di media sosial. Keduanya terlihat menyerang bus ALS di Simpang 4 Kenanga II Lubuk Linggau yang tengah berhenti di lampu merah menggunakan obeng dan gunting.

Video tersebut diambil oleh seorang pengendara mobil yang berada tepat di samping bus. Kedua pemuda berkaos hitam tersebut secara bergantian menyerang jendela sisi kiri bus. Dengan raut kesal, seorang pemuda menunjuk ke arah jendela bus dengan melontarkan ancaman. Untungnya, aksi tersebut terhenti karena bus kembali jalan saat lampu lalu lintas berwarna hijau.

Tak lama setelah video tersebut viral, keduanya langsung diringkus petugas Polsek Lubuk Linggau Utara pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 11.00 WIB di sebuah rumah RT 4 Kelurahan Megang, Kecamatan Lubuk Linggau Utara.

1. Kedu pelaku menyerang Bus ALS yang sedang berada di lampu merah

Video aksi penyerangan Bus ALS di Lubuk Linggau yang viral di media sosial. (Dok. IDN Times)

Kapolsek Lubuk Linggau Utara, Iptu Sumardi Candra, mengatakan kedua pemuda itu adalah R dan EL, yang merupakan pengamen dan memang sering masuk ke dalam bus yang sedang melintas di Lubuk Linggau.

"Keduanya menyerang bus ALS yang sedang berada di lampu merah Simpang 4 Kenanga II, pada Senin, 31 Agustus sekitar jam 9 pagi. Kami langsung melakukan penyelidikan usai mengetahui adanya penyerangan melalui video tersebut," ujarnya, Rabu (2/9/2026).

2. Kedua pelaku dilarang mengamen oleh kernet dan terjadilah cekcok

Pelaku penyebrangan Bus ALS di Lubuk Linggau saat diringkus polisi. (Dok. Polsek Lubuk Linggau Utara)

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui keduanya mengontrak sebuah rumah di RT 4 Kelurahan Megang. Keduanya pun langsung ditangkap, dan kini sedang menjalani pemeriksaan di Polsek Lubuk Linggau Utara.

"Kronologi penyerangan bermula saat di SPBU Megang, keduanya hendak masuk dan mengamen di dalam bus yang sedang melintas di Jalan A Yani, namun dilarang oleh kernet. Sempat terjadi cekcok, namun bus melaju meninggalkan kedua pelaku," ungkap Kapolsek.

3. Polisi masih mencari keberadaan bus ALS yang jadi sasaran penyerangan

Pelaku penyebrangan Bus ALS di Lubuk Linggau saat diringkus polisi. (Dok. Polsek Lubuk Linggau Utara)

Hanya saja, kedua pelaku tidak terima dan kemudian mengejar bus tersebut. Karena ada lampu mereka, keduanya berhasil mengejar bus dan langsung menyerang kernet dan bus. Selanjutnya, dari penangkapan tersebut, polisi turut menyita barang bukti berupa dua buah obeng dan satu gunting.

"Saat ini kami masih mencari korban atau pelapor dalam kejadian tersebut. Sebab, bus yang menjadi sasaran aksi kedua pelaku merupakan kendaraan yang melintas dan kemungkinan sudah jauh meninggalkan Kota Lubuk Linggau. Namun, kami masih mencari korban untuk melapor ke Polsek Lubuk Linggau Utara," jelas Sumardi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article