Nekat Melintas, Ratusan Truk Dihentikan saat Arus Mudik

- Sebanyak 113 truk sumbu tiga dihentikan polisi di Jalintim Sumatra karena melanggar larangan operasi saat arus mudik Lebaran demi menjaga kelancaran lalu lintas.
- Polda Sumsel memetakan enam wilayah rawan macet, termasuk Banyuasin, Musi Banyuasin, dan Kota Palembang, dengan total belasan titik padat yang diawasi ketat petugas.
- Kemacetan di Jalintim dipicu truk mogok dan pengendara yang melawan arus, terutama di ruas Palembang-Betung seperti KM 68 hingga KM 15, sehingga arus sempat terkunci.
Palembang, IDN Times - Sebanyak 113 unit truk sumbu tiga yang masih beroperasi saat arus mudik Lebaran terpaksa dihentikan oleh polisi karena melanggar aturan. Keberadaan truk sumbu tiga atau lebih tersebut dinilai memicu kemacetan panjang di Jalan Lintas Timur Sumatra (Jalintim), bahkan hingga puluhan kilometer.
"Ini langkah tegas untuk memastikan jalur mudik tetap lancar dan aman bagi masyarakat," ungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho, Rabu (18/2/2026).
1. Masih banyak truk melintas meski ada larangan

Sandi menjelaskan, truk sumbu tiga atau lebih yang dihentikan langsung dibawa ke kantong parkir di kawasan Jalintim. Sesuai aturan, truk bermuatan besar tersebut tak boleh beroperasi mulai H-7 hingga H+7 lebaran.
"Sejumlah jalur alternatif kita buka, termasuk pemanfaatan Tol Fungsional Palembang-Betung untuk mengurai kepadatan di Jalintim," ungkap dia.
2. Enam wilayah di Sumsel masuk titik rawan

Menurut Sandi, berdasarkan hasil pemetaan, wilayah Kabupaten Banyuasin memiliki enam titik rawan kemacetan di sepanjang Jalintim, tepatnya dari KM 14 hingga KM 69 Betung. Sementara itu, Kabupaten Musi Banyuasin mencatat dua titik kepadatan, khususnya di kawasan Bayung Lencir.
Adapun Kota Palembang juga menjadi salah satu wilayah krusial dengan delapan titik rawan kemacetan di dalam kota, di antaranya kawasan Pasar Cinde, Simpang DPRD, hingga Jalan Soekarno-Hatta.
"Dari 15 wilayah yang kami pantau, sembilan wilayah dalam kondisi lancar, sementara enam wilayah sudah kami identifikasi titik rawannya. Ini menjadi dasar kami bergerak cepat di lapangan," jelasnya.
3. Ruas titik macet dan penyebab di Jalintim

Diberitakan sebelumnya, Kasatlantas Polres Banyuasin, AKP Suwandi menyebutkan, kemacetan di ruas Palembang-Betung tersebut dipicu oleh dua faktor. Pertama, kendaraan yang mengalami kerusakan, terutama truk. Kedua, banyaknya kendaraan pribadi yang melawan arus saat kemacetan terjadi.
"Kepadatan lalu lintas di seputaran Kecamatan Betung terjadi akibat masih banyak pengemudi yang nakal menyerobot antrian dengan mengambil jalur berlawanan arah," ungkap AKP Suwandi, Jumat (13/3/2026).
Suwandi menjelaskan, kemacetan terjadi di beberapa titik ruas jalan, seperti di KM 68, KM 64, dan KM 15, akibat adanya truk yang mogok yang terjadi sejak Kamis 12 Maret hingga Jumat 13 Maret. Selain itu, kemacetan juga terjadi di Jalintim KM 27 setelah sebuah truk mengalami patah as.
Kendaraan yang mengalami kerusakan tersebut langsung dievakuasi oleh petugas lalu lintas yang bertugas. Selanjutnya, kendaraan dipindahkan ke kantong parkir sementara guna mengurai kemacetan.
"Akibat kemacetan dan banyaknya kenadaraan yang melawan arus sempat menyebabkan arus lalu lintas terkunci," jelas dia.
















