Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Menantu Bakar Kediaman Mertua di Linggau, 11 Rumah Ikut Hangus
Kondisi kebakaran di Jalan Maluku RT 4 Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II. (Dok. IDN Times)
  • Kebakaran besar di Lubuk Linggau hanguskan 11 rumah dengan kerugian sekitar Rp2 miliar, berawal dari rumah mertua yang diduga sengaja dibakar menantunya.
  • Pelaku M Syarif Elvorian sebelumnya terlibat kasus KDRT terhadap istrinya hingga korban dirawat dan melapor ke polisi sebelum insiden pembakaran terjadi.
  • Sebelum kebakaran, warga melihat pelaku membawa botol berisi bensin lalu membakar rumah menggunakan korek api; ia ditangkap lima jam kemudian dan positif konsumsi narkotika.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lubuk Linggau, IDN Times - Insiden kebakaran terjadi di kawasan padat penduduk di Jalan Maluku RT 04 Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II, Jumat (17/7/2026) malam. Sebanyak 11 rumah dilaporkan hangus dilahap si jago merah dengan kerugian materil diperkirakan hingga Rp2 miliar.

Kobaran api bermula muncul dari rumah Romsiyah (57) diduga sengaja dibakar oleh menantunya, M Syarif Elvorian (32). Dalam kurun waktu 5 jam usai kebakaran, tim Macan Linggau dari Polres Lubuk Linggau akhirnya meringkus pelaku Elvorian dan kini sudah menjalani proses penyelidikan.

1. Pemadaman sulit dilakukan karena TKP kawasan padat penduduk

Kondisi kebakaran di Jalan Maluku RT 4 Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II. (Dok. IDN Times)

Padatnya lokasi dan susahnya akses masuk ke rumah warga membuat proses pemadaman sulit dilakukan. Api yang muncul sekitar pukul 17.30 WIB baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB oleh lima mobil Damkar ditambah 1 mobil water cannon Polres Lubuk Linggau.

Camat Lubuk Linggau Timur II, Fitrianto R mengatakan, proses pemadaman sempat terkendala karena lokasi padat penduduk bersebelahan dengan rel kereta api.

"Kendala jalan sempit mobil damkar susah masuk dan dekat pasar, masyarakat ramai menonton sehingga proses sempat terkendala," jelasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Adapun rumah terbakar mencapai 11 rumah dan korbannya 10 kepala keluarga.

"Para korban saat ini sudah mengungsi sementara ke rumah para tetangga dan keluarganya yang lain," ujar camat.

2. Tersangka sempat melakukan KDRT terhadap istrinya

Kondisi kebakaran di Jalan Maluku RT 4 Kelurahan Jawa Kanan SS, Kecamatan Lubuk Linggau Timur II. (Dok. IDN Times)

Ketua RT 04, Lukman menambahkan, rumah yang dibakar tersangka memang sudah beberapa hari dalam keadaan kosong. Diduga pemilik rumah mengungsi akibat takut diteror menantunya.

"Rumah itu memang ditinggalkan karena pemiliknya takut diteror suami anaknya berinisial W," ungkapnya.

Lukman mengungkapkan, sebelum kejadian, diduga tersangka memiliki masalah keluarga dengan istrinya sehingga jadi motif pembakaran tersebut.

"Sebelumnya ada ribut keluarga. Dia (tersangka) melakukan KDRT dengan istrinya sampai mengalami luka-luka. Korban sempat dirawat di rumah sakit," jelasnya.

Setelah keluar dari rumah sakit, korban kemudian melaporkan dugaan KDRT tersebut kepada ketua RT. Menurut Lukman, istri tersangka juga mengaku telah melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian.

"Mungkin karena permasalahan itu sehingga dia membakar rumah orang tua korban," terangnya.

3. Sebelum kebakaran, warga melihat tersangka membawa botol air mineral diduga bensin

Petugas Damkar dan kepolisian berjibaku memadamkan api kebakaran di Jalan Maluku RT 4 Kecamatan Lubuk Linggau Timur II. (Dok. Polres Lubuk Linggau)

Kasat Reskrim Polres Lubuk Linggau, AKP M Kurniawan Azwar mengatakan, berdasarkan keterangan para saksi, sebelum kebakaran melihat tersangka datang ke rumah mertuanya dan mendobrak pintu rumah yang dalam keadaan kosong. Warga juga melihat tersangka membawa botol air mineral yang diduga berisi BBM.

Tak lama kemudian terjadi kebakaran di kediaman Romsiyah. Asap dan kobaran api langsung membumbung tinggi, kemudian menyambar ke kediaman para tetangga. Saat itu posisi antar rumah saling berdekatan dan memicu kepanikan massal hingga warga berhamburan menyelamatkan diri.

Berdasarkan informasi tersebut, Tim Macan Linggau dan Tim Elang Timur langsung melakukan penyelidikan. Hingga akhirnya diketahui keberadaan tersangka di Perumahan Green Mulia II, Kelurahan Marga Rahayu. Tersangka langsung diringkus dan dibawa ke Polres Lubuk Linggau.

"Dalam pemeriksaan, tersangka mengakui melakukan pembakaran rumah mertuanya menggunakan pertalite yang diletakan di dalam botol mineral Aqua. Tersangka mengakui saat membakar rumah dengan cara menyiramkan pertalite ke lantai kayu di dapur rumah, dan dibakar menggunakan korek api," ujar Kasat.

Tersangka juga mengaku membeli Pertalite di SPBU Kupang Lubuk Linggau. Setelah dilakukan penangkapan dan dilakukan tes urin, tersangka juga positif mengkonsumsi methamphetamine.

"Dari data kepolisian, sebelumnya ada laporan polisi tindak KDRT yang dilakukan tersangka terhadap istrinya. Laporan tersebut masuk 14 Juli kemarin. Korban Septi Ulandari mengalami luka robek pada bagian kepala dan patah pada bagian tangan kanan," ungkap Kurniawan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article