Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kena OTTT, Bupati Edison Sempat Hadiri Acara Pencegahan Korupsi
Apel pagi Pemkab Muara Enim (Dok: Pemkab Muara Enim)

  • Beberapa jam sebelum OTT, Bupati Muara Enim Edison memimpin apel ASN dan berpesan agar meningkatkan kinerja serta pelayanan publik di lingkungan Pemkab.
  • Edison sempat menghadiri acara pencegahan korupsi sektor Pengadaan Barang dan Jasa di Palembang, menyerukan transparansi dan penolakan terhadap praktik mark-up maupun pekerjaan fiktif.
  • KPK menangkap Edison bersama sembilan orang lainnya dalam OTT di Muara Enim dan Jakarta, terdiri dari unsur Pemkab serta pihak swasta yang diduga terlibat kasus korupsi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Bupati Muara Enim, Edison terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (8/6/2026). Beberapa jjam sebelum ditangkap, ia sempat memimpin apel pagi bersama ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Muara Enim.

Dalam unggahan resmi Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Edison memberikan arahan kepada para ASN agar meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Arahan itu disampaikan usai penyerahan kenaikan pangkat kepada sejumlah ASN di lingkungan pemkab setempat.

"Penerimaan kenaikan pangkat ini patut disyukurin, tetapi tidak cuma itu tunjukan kinerja, baktikan tenaga dan pikiran karena tugas kedepan telah menanti kita," ungkap Edison dalam unggahan akun @humaspimpinan_muaraenim yang dilihat pada Selasa (9/6/2026).

1. Sempat berpesan untuk menjaga transparansi di lingkungan Pemkab

Bupati Muara Enim, Edison dalam apel pagi hari ini (Pemkab Muara Enim)

Tak hanya pesan ke ASN, Edison bahkan sempat menghadiri acara pencegahan korupsi sektor Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di Palembang. Acara tersebut dihadiri langsung Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Deputi Bidang Informasi dan Data KPK, Eko Marjono.

Postingan itu juga menyebutkan Bupati Muara Enim mendukung penuh langkah Gubernur Sumsel untuk memperkuat pencegahan korupsi di sektor PBJ.

"Bupati mengimbau seluruh aparatur Pemkab Muara Enim untuk selalu proaktif memahami regulasi, menjaga transparansi, menghindari mark-up, serta menolak keras pekerjaan fiktif demi tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel," bebernya.

2. Ditangkap KPK di rumah dinas

Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)

Lima hari berselang dari unggahan itu, Edison ditangkap dalam OTT yang dilakukan KPK di Muara Enim. Edison ditangkap di rumah dinas bupati sekitar pukul 15.00 WIB.

Dirinya lantas dibawa ke Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut. KPK diketahui turut menangkap 10 orang dalam kasus OTT, lima di Muara Enim dan lima dilakukan di Jakarta.

"Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumsel hari ini," ungkap Jubir KPK Budi Prasetyo kepada IDN Times, Senin (8/6/2026).

3. KPK akui tangkap bupati Muara Enim

Ilustrasi KPK. (IDN Times/Aryodamar)

Budi menyebut dalam OTT yang dilakukan KPK, pihaknya menangkap lima orang dari unsur Pemkab Muara Enim. Sementara lima orang lainnya berasal dari pihak swasta yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara yang tengah didalami penyidik.

"Salah satu yang ditangkap di antaranya merupakan Bupati Muara Enim," jelasnya.

Editorial Team

Related Article