Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kebakaran di Palembang Naik 31 Persen, Warga Diminta Waspada

Kota Palembang
Kebakaran di Palembang Naik 31 Persen, Warga Diminta Waspada
Ilustrasi kebakaran. (FOTO: IDN Times/ Agung Sedana)
Intinya Sih
  • Palembang mencatat 364 kebakaran pada Januari–Juli 2026, naik 31 persen dari 277 kasus tahun sebelumnya; gangguan kelistrikan menjadi faktor yang paling dominan.
  • Kebakaran rumah meningkat dari 92 menjadi 122 kasus, sementara kebakaran lahan melonjak dari 13 menjadi 59 kasus; Sematang Borang, Alang-Alang Lebar, Gandus, dan Sukarami mencatat kasus tertinggi.
  • Damkarmat menyiagakan personel dan armada 24 jam serta mengoptimalkan delapan pos pemadam, dengan target tiba maksimal 15 menit; warga diminta menjaga instalasi listrik dan segera menghubungi 112.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Palembang, IDN Times - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Palembang mencatat jumlah kasus kebakaran di Kota Palembang meningkat sepanjang Januari hingga Juli 2026. Tercatat ada 364 kejadian kebakaran, naik 31 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 277 kasus.

"Faktor yang paling banyak kami temukan masih didominasi masalah kelistrikan. Karena itu masyarakat perlu lebih waspada, terutama saat penggunaan peralatan elektronik di rumah," ungkap Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Palembang, Rika Trisna, Sabtu (1/8/2026).

1. Daerah dan titik kebakaran di Palembang

Ilustrasi Kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Kebakaran (IDN Times/Mardya Shakti)

Data Damkarmat Palembang menunjukkan lonjakan paling besar terjadi pada insiden kebakaran rumah dan lahan. Jumlah kebakaran rumah meningkat dari 92 kasus pada Januari–Juli 2025 menjadi 122 kasus pada periode yang sama tahun ini. Adapun kebakaran lahan mengalami kenaikan paling tajam, dari semula 13 kejadian menjadi 59 kasus.

Selain dua kategori tersebut, petugas juga menangani tiga kebakaran gedung, enam kebakaran gudang, 24 kebakaran kendaraan, 58 insiden dipicu gangguan instalasi listrik, serta 90 kejadian lain yang masuk dalam kategori kebakaran lainnya sepanjang Januari hingga Juli 2026.

"Sejumlah wilayah dengan kasus kebakaran tertinggi ada di Kecamatan Sematang Borang, Alang-Alang Lebar, Gandus, dan Sukarami," bebernya.

2. Damkar berupaya secepat mungkin padamkan kebakaran

Ilustrasi kebakaran. (IDN Times/Aditya Pratama)
Ilustrasi kebakaran. (IDN Times/Aditya Pratama)

Rika menjelaskan, tingginya kepadatan permukiman, kondisi lingkungan, serta aktivitas masyarakat menjadi sejumlah faktor yang perlu diantisipasi untuk menekan risiko kebakaran. Karena itu, memasuki puncak musim kemarau, Damkarmat Palembang meningkatkan kesiapsiagaan dengan menyiagakan seluruh personel dan armada selama 24 jam.

Selain itu, delapan pos pemadam yang tersebar di sejumlah titik strategis di Kota Palembang terus dioptimalkan agar petugas dapat menjangkau lokasi kejadian lebih cepat dan memperpendek waktu respons saat terjadi kebakaran.

"Kami berupaya agar paling lambat 15 menit setelah laporan diterima, petugas sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal," jelasnya.

3. Masyarakat diminta cepat melapor

Ilustrasi kebakaran
ilustrasi kebakaran (pixabay.com/Matthias Fischer)

Rika menegaskan, upaya pencegahan masih menjadi cara paling efektif untuk mengurangi potensi kebakaran. Salah satu langkah yang perlu dilakukan masyarakat ialah memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi baik serta menggunakan peralatan dan komponen yang telah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Selain itu, warga juga diimbau membiasakan diri mencabut steker perangkat elektronik yang tidak digunakan, mematikan lilin setelah selesai dipakai, tidak menumpuk penggunaan colokan pada satu stopkontak, serta menyimpan bahan bakar atau material mudah terbakar di tempat yang aman

"Kami mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan darurat 112 apabila menemukan kebakaran atau kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan. Karena laporan yang cepat akan sangat membantu petugas dalam mencegah api meluas dan meminimalkan kerugian," ungkap dia.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More