Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Jemaah Haji Sumsel Wajib Karantina Mandiri Setibanya di Tanah Air
Kepulangan jemaah haji Sumsel ke Tanah Air (Dok. Kemenhaj)
  • Seluruh jemaah haji Sumsel yang baru tiba di Tanah Air diwajibkan menjalani karantina mandiri selama 21 hari untuk mencegah penyebaran penyakit menular.
  • Sebanyak 1.329 jemaah telah kembali ke Palembang melalui tiga kelompok terbang, termasuk 443 orang dari kloter 3 asal OKU Timur, OKI, dan Kota Palembang.
  • Arkan Nurwahiddin berharap para jemaah menjadi haji mabrur serta mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung kelancaran dan keamanan proses pemulangan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Seluruh jemaah haji asal Sumatera Selatan yang telah tiba di Tanah Air diwajibkan menjalani karantina mandiri selama 21 hari untuk mencegah penyebaran penyakit menular.
  • Who?
    Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Selatan sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Palembang, Arkan Nurwahiddin, bersama 1.329 jemaah haji yang sudah kembali ke Palembang.
  • Where?
    Kedatangan jemaah berlangsung di Asrama Haji Palembang, Sumatera Selatan, setelah kepulangan dari Tanah Suci Mekkah.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Jumat, 5 Juni 2026, bersamaan dengan kedatangan kloter ketiga berjumlah 443 jemaah dari OKU Timur, OKI, dan Kota Palembang.
  • Why?
    Karantina mandiri diberlakukan sesuai instruksi Karantina Kesehatan untuk menghindari potensi penularan penyakit menular di antara jemaah maupun masyarakat sekitar.
  • How?
    Jemaah diminta melakukan karantina mandiri di rumah masing-masing selama 21 hari dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti demam, ruam, atau kaku kuduk.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang dari Sumsel baru pulang naik haji ke Palembang. Ada 1.329 orang yang sudah sampai rumah dengan selamat. Mereka harus istirahat di rumah selama 21 hari supaya tidak menulari penyakit. Kalau ada yang demam atau sakit, harus cepat ke dokter. Sekarang semua jemaah diminta tetap sehat dan tenang di rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatra Selatan sekaligus Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Debarkasi Palembang, Arkan Nurwahiddin, mengatakan seluruh jemaah yang telah tiba di tanah air wajib melakukan karantina mandiri.

"Sesuai instruksi dari Karantina Kesehatan, mereka (jemaah haji) kita minta melakukan karantina mandiri hingga 21 hari ke depan, tujuannya agar menghindari kasus penyakit menular," ujarnya, Jumat (5/6/2026).

1. Jemaah dengan gejala sakit diminta lakukan pemeriksaan lanjutan

Kepulangan jemaah haji Sumsel ke Tanah Air (Dok. Kemenhaj)

Kewajiban melakukan karantina lanjutnya, tidak hanya bagi jemaah yang sedang dalam kondisi kesehatan kurang baik. Tetapi untuk semua jemaah yang baru saja tiba di Tanah Air usai menjalani berbagai rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

"Terutama jika jemaah ada gejala seperti demam, ruam, atau kaku kuduk, ini harus lebih prioritas. Mereka yang ada gejala ini, waktu sampai di asrama haji, kita minta untuk mendatangi fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut," jelas Arkan.

2. Total jemaah haji Sumsel yang telah tiba sebanyak 1.329

Jemaah haji Sumsel kloter 2 berangkat ke Tanah Suci dari Bandara SMB II Palembang (Dok. Kemenhaj untuk IDN Times)

Sementara berdasarkan jumlah jemaah yang telah tiba di Bumi Sriwijaya, tercatat sudah ada 1.329 orang yang kembali ke Palembang dengan selamat. Keseluruhan jemaah tersebut tiba di Tanah Air dengan total kepulangan 3 kelompok terbang.

"Hari ini kedatangan 443 jemaah haji dari kloter 3. Jemaah berasal dari Kabupaten OKU Timur, OKI dan Kota Palembang," kata dia.

3. Doakan jemaah haji Sumsel menjalani ibadah mabrur

Jemaah haji Sumsel kloter 2 berangkat ke Tanah Suci dari Bandara SMB II Palembang (Dok. Kemenhaj untuk IDN Times)

Lebih lanjut, Arkan menyampaikan bahwa seluruh jemaah yang telah pulang ke Tanah Air diharapkan menjadi haji mabrur dan bisa beribadah lebih kuat lagi ketika kembali ke Indonesia. Termasuk bisa memiliki emosi spiritual yang makin kuat usai menjalani ibadah haji.

"Kami juga mengapresiasi seluruh petugas haji, tenaga kesehatan, aparat keamanan, pemerintah daerah, serta semua pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik sehingga proses pemulangan berjalan aman, tertib dan lancar," jelasnya.

Editorial Team

Related Article