Palembang, IDN Times - Ketua Unit Kerja (UKK) Kardiologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Rizky Ardiansyah M.Ked, Sp.A, Subsp. Kardio(K) mengakui, Indonesia kini mengalami krisis dokter spesialis jantung anak. Padahal, berdasarkan data IDAI, per tahun sekitar 50 ribu anak terancam mengalami penyakit jantung bawaan (PJB).
"Indonesia butuh 400 dokter jantung anak, sementara saat ini yang ada tidak sampai 100 orang. Dari jumlah tersebut, 60 persen ada di Jabodetabek, jadi untuk di daerah tidak tertangani karena tidak dirujuk dan ahlinya tidak ada di wilayah tersebut," ujarnya saat diwawancarai di sela kegiatan Pertemuan Ilmiah Tahunan ke-14 dan Peluncuran Buku Panduan Gizi untuk Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan, di Hotel Novotel Palembang, Senin (26/10/2026).
