Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Identifikasi Awal Korban Bus ALS: 13 Laki-laki, 3 Perempuan, 1 Balita
Karumkit RS Bhayangkara Palembang Kombes Pol dr Budi Susanto (IDN Times/Rangga Erfizal)

  • Tim DVI Polda Sumsel mengidentifikasi 17 jenazah korban kecelakaan Bus ALS di Muratara, terdiri dari 13 laki-laki, 3 perempuan, dan satu anak yang jenis kelaminnya belum dipastikan.
  • Pemeriksaan DNA dilakukan terhadap jenazah dan keluarga korban di RS Bhayangkara Palembang untuk memastikan identitas, dengan satu sampel rencananya dikirim ke Puslabfor Mabes Polri.
  • Tim DVI fokus pada proses identifikasi karena tidak memiliki data manifes penumpang bus, sementara total ditemukan 17 jenazah dari 16 kantong mayat yang diperiksa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Palembang, IDN Times - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatra Selatan (Sumsel) mengungkap hasil identifikasi awal korban kecelakaan maut Bus Antar Lintas Sumatra (ALS) di Muratara. Dari hasil pemeriksaan sementara terhadap 17 bagian tubuh yang ditemukan. Sebanyak 16 di antaranya telah berhasil diidentifikasi berdasarkan jenis kelamin.

"Dari 16 kantong jenazah didapat kan 17 body parts (bagian tubuh) atau 17 jenazah, teridentifikasi 13 jenazah laki-laki dewasa dan tiga jenazah perempuan dewasa. Sedangkan satu jenazah lain belum dapat kami tentukan kelaminnya," ungkap Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Bhayangkara Moh Hasan, Kombes Pol Budi Susanto, Sabtu (9/5/2026).

1. Jenis kelamin korban anak belum dapat ditentukan

Karumkit RS Bhayangkara Palembang, Kombes Pol dr Budi Santoso dan Kadinkes Sumsel Trisnawarman (IDN Times/Rangga Erfizal)

Ia menjelaskan, tambahan bagian tubuh tersebut ditemukan menempel di bagian ketiak jenazah lain akibat kondisi tubuh korban yang terbakar dan menyatu. Namun, untuk memastikan identitas jenazah tersebut, tim DVI masih akan melakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut.

"Dari dua potongan tubuh yang lengket di daerah ketiak, kami curigai itu bukan bagian dari tubuh jenazah yang sama. Karena itu, kami menyimpulkan terdapat satu korban anak-anak, namun jenis kelaminnya belum dapat dipastikan," jelasnya

2. Petugas memeriksa sampel DNA dari pihak keluarga yang datang ke RS Bhayangkara Palembang

Bupati Muratara Devi Suhartoni saat mengunjungi korban kecelakaan BUS ALS di Lintas Sumatra (Dokumentasi: Devi Suhartoni)

Budi menjelaskan, pihaknya terus bekerja dengan memeriksa sampel DNA dari jenazah yang sudah dibawa ke RS Bhayangkara Palembang. Tak sampai di sana, pihaknya juga telah memeriksa sampel DNA dari pihak keluarga yang datang ke RS Bhayangkara Palembang.

"Kami belum dapat menentukan identitas secara valid, tetapi rencananya besok akan kami kirimkan satu sampel ke Puslabfor Mabes Polri," ungkap dia.

3. Tim DVI fokus identifikasi kantong jenazah yang ada

Rumah Singgah keluarga Korban di RS Bhayangkara Palembang (IDN Times/Rangga Erfizal)

Untuk jumlah pasti penumpang Budi menyebutkan, tim DVI tidak memegang data manifes penumpang bus ALS karena sistem transportasi bus berbeda dengan pesawat yang memiliki daftar penumpang tetap. Karena itu, fokus utama saat ini adalah proses identifikasi korban.

"Kami fokus di identifikasi saja. Seperti yang disampaikan kemarin, ada 16 kantong mayat. Setelah pendalaman kami temukan ada 17 jenazah," jelasnya.

4. Update terbaru jumlah korban kecelakaan Bus ALS

identifikasi jenazah korban bus ALS di Muratara (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Identitias korban meninggal

  1. Aryanto (49), sopir truk tangki PT Sleraya, warga Jalan kenangga Sei Nalang, Linggau Utara 2, Kota Lubuklinggau, meninggal dunia kondisi terbakar dalam mobil.

  2. Martono (48), petani penumpang truk tangki, warga Dusun 3, Desa Belani, Kecamatan Rawas Ilir, Muratara, meninggal dunia kondisi terbakar dalam mobil.

  3. Alif (44), sopir bus ALS warga Jawa Tengah, meninggal dunia kondisi terbakar.

  4. Saf (50), kernet bus ALS warga Medan, Sumatera Utara.

  5. Zulham Efendi alias Maleh (42), kernet bus ALS warga Medan, Sumut.

  6. Relodo, penumpang Bus ALS.

  7. Zulkifli, penumpang Bus ALS.

  8. Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS.

  9. Rani, penumpang Bus ALS, istri Aldi Sulistiawan.

  10. Bela, penumpang Bus ALS, anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani.

Korban Meninggal dalam Perawatan Medis

  1. Muhammad Fairul Hubaidi (31), penumpang bus warga Tegal, Jawa Tengah.

Korban selamat dalam Perawatan Medis

  1. Jumiatun (35), penumpang bus warga Pati, Jawa Tengah, mengalami luka bakar dirawat Di RSUD Rupit.'

  2. Ngadiono (44), penumpang bus warga Pati, Jawa Tengah (Jateng), mengalami luka bakar dirawat Di RSUD Rupit.

Editorial Team