Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

HK Tuntaskan Tol Betung-Jambi Sembari Lanjut Koridor Ruas Jambi-Rengat

Salah satu ruas tol Sumatra. (Dok. Hutama karya)
Salah satu ruas tol Sumatra. (Dok. Hutama karya)
Intinya sih...
  • Ruas Tol Betung–Tempino–Jambi saat ini berada pada beberapa tahapan
  • Proyek ini diharapkan memberi dampak sosial melalui dukungan pengembangan UMKM lokal
  • Rencana pembangunan Ruas Tol Jambi–Rengat sepanjang 198,13 km
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Musi Banyuasin, IDN Times - PT Hutama Karya Persero (HK) kembali melakukan percepatan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) tahap II. Pada koridor ini, Hutama Karya menggarap ruas Tol Betung–Tempino–Jambi sepanjang 170,70 km sekaligus merencanakan pembangunan ruas Tol Jambi–Rengat.

Pembangunan ini diharapkan memperlancar mobilitas orang dan barang, memperkuat keterhubungan antarprovinsi serta mendorong aktivitas ekonomi antarkawasan di wilayah Jambi, Sumatra Selatan hingga Riau.

1. Ruas Tol Betung–Tempino–Jambi saat ini berada pada beberapa tahapan

Progres pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Ruas Palembang-Betung (Dok. Hutama Karya)
Progres pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Ruas Palembang-Betung (Dok. Hutama Karya)

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan HK, Mardiansyah mengatakan, ruas Tol Betung–Tempino–Jambi saat ini berada pada beberapa tahapan, mulai dari segmen yang sudah beroperasi hingga pekerjaan konstruksi yang masih berjalan.

"Segmen Bayung Lencir–Tempino sepanjang 34,10 km dan segmen Tempino–Ness sepanjang 18,49 km telah beroperasi dan masih melayani pengguna jalan tanpa tarif," ujarnya.

Untuk pekerjaan konstruksi yang tengah berlangsung, mencakup 118,14 Km, terdiri atas seksi 1 (Betung–Tungkal Jaya) sepanjang 62,38 Km dan Seksi 2 (Tungkal Jaya–Bayung Lencir) sepanjang 55,76 Km.

“Pembangunan koridor ini kami dorong agar konektivitas antardaerah semakin kuat, arus logistik lebih efisien, serta manfaatnya dapat dirasakan lebih cepat oleh masyarakat dan pelaku usaha,” jelasnya.

2. Proyek ini diharapkan memberi dampak sosial melalui dukungan pengembangan UMKM lokal

Progres pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Ruas Palembang-Betung (Dok: Hutama Karya)
Progres pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Ruas Palembang-Betung (Dok: Hutama Karya)

Berdasarkan data progres lahan dan konstruksi, seksi 1A mencatat pembebasan lahan 48,32 persen dan progres konstruksi 57,64 persen dengan target penyelesaian Kuartal I 2027. Seksi 1B mencapai pembebasan lahan 41,14 persen dan progres konstruksi 13,39 persen dengan target penyelesaian Kuartal I 2027.

"Pada seksi 2, seksi 2A mencatat pembebasan lahan 28,45 persen dan progres konstruksi 22,03 persen dengan target penyelesaian Kuartal IV 2027. Sedangkan seksi 2B mencapai pembebasan lahan 40,48 persen dan progres konstruksi 22,37 persen dengan target penyelesaian kuartal IV 2027," ungkap Mardiansyah.

Selain memperkuat konektivitas antarkawasan, proyek ini juga diharapkan memberi dampak sosial melalui dukungan pengembangan UMKM lokal di rest area serta penyediaan fasilitas penyeberangan seperti overpass dan underpass, sehingga mobilitas masyarakat sekitar tetap terjaga.

3. Rencana pembangunan Ruas Tol Jambi–Rengat sepanjang 198,13 km

Kondisi terkini proyek Jalan Tol Betung –Tempino–Jambi Seksi IV. (Dok. Hutama Karya)
Kondisi terkini proyek Jalan Tol Betung –Tempino–Jambi Seksi IV. (Dok. Hutama Karya)

Sebagai kelanjutan koridor ini, Hutama Karya juga menyiapkan rencana pembangunan Ruas Tol Jambi–Rengat sepanjang 198,13 km yang masuk program rencana tahap II.

"Ruas lanjutan ini dinilai penting untuk memperkuat keterhubungan Jambi dengan wilayah Riau dan kawasan-kawasan produktif di sekitarnya, termasuk pusat aktivitas ekonomi seperti kawasan industri di sekitar Sungai Enok yang berkembang pada sektor kelapa sawit dan perikanan," ungkapnya.

Penguatan konektivitas juga berpotensi membuka akses yang lebih andal menuju destinasi strategis dan bernilai sejarah maupun konservasi, seperti Kompleks Candi Muaro Jambi, Taman Nasional Kerinci Seblat, serta kawasan Taman Nasional Berbak dan Bukit Tigapuluh.

4. Keberlanjutan koneksi hingga Jambi–Rengat diperlukan untuk menekan biaya logistik

Pintu gerbang Tol Bayung Lencir. (Dok. Hutama karya)
Pintu gerbang Tol Bayung Lencir. (Dok. Hutama karya)

Menurutnya, keberlanjutan koneksi hingga Jambi–Rengat juga diperlukan untuk menekan biaya logistik dan memperlancar distribusi barang antardaerah yang selama ini masih kerap terkendala oleh keterbatasan kualitas dan kapasitas jaringan jalan eksisting.

“Melalui pengembangan JTTS yang berkelanjutan, Hutama Karya berkomitmen menghadirkan layanan infrastruktur yang semakin andal dan terkoneksi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat serta mendukung daya saing ekonomi wilayah,” ucap Mardiansyah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Sumatera Selatan

See More

HK Tuntaskan Tol Betung-Jambi Sembari Lanjut Koridor Ruas Jambi-Rengat

01 Feb 2026, 17:16 WIBNews